Bayi Nova lolos dari terjangan tsunami Selat Sunda
Minggu, 13 Januari 2019 - 08:51 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Bayi Nova yang selamat dari terjangan tsunam Selat Sunda. Sumber foto: https://bit.ly/2Fouzwj

Elshinta.com - Nova, bayi berusia sekitar satu bulan setengah, setelah dihantam gelombang tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam, dapat selamat meskipun sempat tidak jelas keberadaannya selama 11 jam.

Orang tua bayi itu, Sanali (60) dan Suha istrinya, di lokasi pengungsian Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Sabtu, membenarkan anaknya itu akhirnya bisa diselamatkan.

"Sudah sekitar 11 jam tidak jelas keberadaannya, akhirnya besok paginya baru bisa ketemu masih hidup, tertimbun puing-puing berserakan," ujarnya, dikutip Antara.

Kondisi bayi itu diketahui karena terdengar tangisan di luar rumahnya. Pada Nova, sang bayi, masih terlihat beberapa bekas luka, seperti di sekitar kepalanya.

Kini bayi Nova diasuh kakaknya Lia (18) yang juga selamat dari tsunami, karena saat kejadian sedang berada di luar desa untuk suatu keperluan.

Kondisi bayi itu bersama para pengungsi lain masih bertahan di posko ini, juga terus dipantau oleh tim medis yang masih terus bertugas membantu para korban tsunami itu pula.

Menurut tim medis dan relawan di posko pengungsian itu, hingga kini terdata masih ada 248 orang, 128 di antaranya adalah anak-anak, dengan 14 balita, termasuk ada anak kembar berada di posko pengungsian ini. Namun sebagian pada siang hari kembali ke rumah/permukiman mereka.

Sanali menuturkan saat malam kejadian sama sekali tak ada tanda-tanda akan terjadi bencana tsunami di kawasan pesisir tersebut. Bayinya itu pun sedang disusui oleh ibunya, hingga tsunami datang dan mereka berhamburan mencari tempat yang aman.

"Terdengar suara beletak beletak disertai geledek di sekitarnya, namun sama sekali tak menyangka akan terjadi tsunami di sini," katanya lagi.

Pada lokasi pengungsian, warga korban tsunami khususnya anak-anak masih bersekolah berharap mendapatkan bantuan peralatan sekolah dan baju seragam, mengingat harta benda termasuk pakaian dan peralatan sekolah mereka miliki, umumnya hilang tersapu gelombang tsunami.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 19 April 2019 - 06:29 WIB
Elshinta.com - Banjir bandang melanda Desa Doku, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, K...
Kamis, 18 April 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menye...
Kamis, 18 April 2019 - 07:33 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Aceh dan sekitarny...
Rabu, 17 April 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 kembali mengguncang Kabupaten Kaimana,...
Rabu, 17 April 2019 - 05:51 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Pap...
Senin, 15 April 2019 - 06:10 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengidentifikasi sejumlah kerusa...
Minggu, 14 April 2019 - 06:30 WIB
Elshinta.com - Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan P...
Minggu, 14 April 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Banjir akibat hujan deras di wilayah utara Pamekasan, Jawa Timur dalam satu...
Sabtu, 13 April 2019 - 06:20 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo (M) 6,9 yang terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi ...
Jumat, 12 April 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 86 kepala keluarga dengan 258 jiwa yang tinggal di dua gampong (desa) d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)