Petugas gabungan tangani tanggul jebol di Banyumas
Elshinta
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:47 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Petugas gabungan tangani tanggul jebol di Banyumas
Tanggul Sungai Angin yang jebol di Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sumber foto: https://bit.ly/2suOb9D

Elshinta.com - Petugas gabungan melakukan penanganan darurat terhadap tanggul Sungai Angin yang jebol di Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, tanggul Sungai Angin ini jebol pagi tadi sekitar pukul 04.30 WIB akibat luapan air seiring dengan hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (15/01) malam," kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra di Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Rabu (16/01).

Ia mengatakan akibat kejadian itu sedikitnya 16 rumah warga RT03/RW04 dan RT04/RW04 tergenang air yang keluar dari Sungai Angin melalui tanggul jebol tersebut.

Bahkan, lanjut dia, salah seorang warga bernama Sutiyah (70) terpaksa dievakuasi ke tempat yang aman karena rumahnya terendam air.

"Kebetulan posisi tanggul yang jebol tepat di belakang rumah Bu Sutiyah," jelasnya, dikutip Antara.

Dia mengatakan petugas gabungan yang terdiri atas personel Tagana, TNI/Polri, dan warga setempat segera melakukan penanganan darurat dengan memasang karung berisi pasir di titik tanggul yang jebol guna mengurangi genangan air di permukiman.

Pihaknya juga memantau perkembangan luapan Sungai Angin karena dikhawatirkan menggenangi Dusun Clawer, Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh.

"Kalau hujan lebat kembali turun dan air Sungai Angin makin tinggi dikhawatirkan akan menggenangi wilayah Nusadadi," katanya.

Camat Sumpiuh Abdul Kudus mengatakan Grumbul Karet di Kelurahan Sumpiuh merupakan daerah rawan banjir yang selalu dipantau ketika terus-menerus terjadi hujan lebat.

Pihaknya telah berupaya mengusulkan penanganan permanen terhadap tanggul Sungai Angin, yakni dengan memasang parapet maupun beronjong.

"Di titik-titik tertentu sudah terpasang karena daerah di sebelah timur Sungai Angin paling rawan genangan air," katanya.

Ia mengatakan penanganan paling ideal terhadap Sungai Angin sebenarnya berupa normalisasi karena sedimentasinya sudah terlalu tinggi.

Akan tetapi, secara teknis dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Yogyakarta, kata dia, penanganan yang dilakukan baru berupa pembuatan parapet di tepi Sungai Angin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ratusan hektare kawasan Gunung Rinjani Lombok terbakar
Senin, 24 Juni 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono menyatakan seluas 14...
Seluruh korban kebakaran pabrik korek api gas sudah dimakamkan
Senin, 24 Juni 2019 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 jenazah korban kebakaran pabrik korek api gas warga Desa Sambirejo, ...
Seluruh korban kebakaran pabrik macis telah teridentifikasi 
Senin, 24 Juni 2019 - 06:11 WIB
Elshinta.com - Seluruh korban kebakaran pabrik perakitan macis (korek api) di Jalan Tengku...
Tiga orang pengunjung wisata di Langkat tewas tertimpa batu
Minggu, 23 Juni 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Tiga orang warga Kota Medan yang merupakan pengunjung daerah wisata Tangkah...
12 liang lahat disiapkan untuk korban kebakaran pabrik mancis
Minggu, 23 Juni 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 liang lahat telah disiapkan untuk para korban kebakaran pabrik ...
Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik mancis dikebumikan
Minggu, 23 Juni 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Desa Sambirejo Kecamat...
Dua meninggal puluhan lainnya dirawat akibat keracunan di Cianjur
Sabtu, 22 Juni 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Dua orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya menjalani perawatan di ...
Penyerahan data ante mortem korban kebakaran diwarnai isak tangis
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir H...
Polisi identifikasi seluruh korban pabrik korek api gas
Sabtu, 22 Juni 2019 - 12:21 WIB
Elshinta.com - Tim DVI Polda Sumatera Utara mengindentifikasi seluruh korban kebakaran pabrik p...
15 perahu nelayan Indramayu terbakar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:20 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 15 perahu nelayan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once