Nostalgia Musik Pop bersama Generasi Penerus Koes Plus, Panbers, dan D`Llyod
Kamis, 24 Januari 2019 - 15:15 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Foto: Nostalgia Musik Pop bersama Generasi Penerus Koes Plus, Panbers, dan D`Llyod. Foto By: Elshinta.com/Valiant

Elshinta.com - Generasi dari tiga legenda grup musik pop Indonesia, yaitu Koes Plus, Panbers, dan D`Llyod, menggelar konser musik pop lintas generasi, Rabu (23/1) malam, sebagai langkah untuk mengenang karya-karya para legenda musik Indonesia tersebut. 

Konser digelar di Gedung Kesenian Jakarta dan mengusung tema "Kumandang Musik Pop Lintas Generasi".

Konser musik yang diisi dengan repertoire lagu-lagu hits dari Koes Plus, Panbers, dan D’Lloyd itu menampilkan generasi kedua penerus dari para legenda musik pop tersebut, yaitu Koes Plus Junior, Panbers Junior, dan D’Lloyd Generation.

Konser dibuka dengan penampilan dari Eljasqee String Ensemble yang membawakan lagu-lagu secara instrumental milik Koes Plus, Panbers, dan D’Lloyd. Setelahnya disambung oleh penampilan dari artis-artis terkenal yang turut mendukung acara konser, seperti Widyawati Sophiaan, Tika Bisono, Renny Djajoesman, Imaniar Noorsaid, The 2ins, Rita Nasution, Paramitha Rusady, Angel Pfaff, Style Voice, dan Cucu’s Van Houten Band.

Foto: Elshinta.com/Ningrum

Sebelum beranjak ke inti acara, dalam konser musik tersebut ada penampilan menarik dari Renny Djajoesman yang tampil tidak dengan menyanyikan sebuah lagu melainkan membacakan orasi mengenai "Kumandang Musik Pop Lintas Generasi". Penampilannya malam itu sangat menghibur para penonton dan tak jarang penonton dibuat tertawa olehnya.

Foto: Elshinta.com/Ningrum

Setelah penampilan pembuka dari para artis pendukung, selanjutnya generasi dari band D’Lloyd, yaitu D’Lloyd Generation, menjadi yang pertama tampil untuk menghibur para penonton yang hadir dalam konser. Uniknya, pada formasi D’Lloyd Junior, drummernya adalah istri dari almarhum Andre Gultom (perosnil D’Lloyd), yaitu Rini Asmara.

“Saya itu hanya ingin meneruskan dan mengawal anak-anak generasi penerus dari D’Lloyd. Tadinya memang sebelum saya gabung itu ada main dengan almarhum bang Bartje, tapi setelah bang Bartje ngga ada, kami melanjutkan untuk merawat dan masih ingin mempersembahkan lagu-lagu D’Lloyd supaya tetap ada di hati masyarakat,” kata Rini Asmara kepada Elshinta, saat ditanya mengenai keaktifannya dalam band hingga saat ini. 

Foto: Elshinta.com/Ningrum

Penampilan selanjutnya adalah Panbers Junior, yang membuka aksinya dengan lagu "Mengapa" milik Panbers. Mereka membawakan tujuh lagu hits milik Panbers. Lagu berjudul ‘Lets Us Dance Together’ merupakan lagu penutup penampilan mereka pada konser musik pop lintas generasi tersebut.

Foto: Elshinta.com/Ningrum

Penampilan terakhir dari inti acara ini adalah dari Koes Plus Junior. Pada kesempatan itu, Koes Plus Junior banyak membawakan lagu-lagu hits milik Koes Plus seperti ‘Malam Ini’, ‘Bujangan’, ‘Derita’, ‘Why Do You Love Me’, dan ‘Nusantara’ yang dimedley. Secara kompak, penonton pun ikut bernyanyi mengikuti lagu-lagu yang dibawakan oleh Koes Plus Junior.

Foto: Elshinta.com/Valiant

Terlihat bahwa dalam konser musik pop lintas generasi ini para penonton sangat menikmati dan antusias dengan penampilan-penampilan dari para musisi generasi penerus legenda-legenda musik pop Indonesia.

Setelah kurang lebih tiga jam diajak berdendang sambil bernostalgia, konser ini diakhiri dengan lagu hits dari Koes Plus yang berjudul "Kapan-Kapan", disertai dengan pemberian penghargaan berupa plakat partitur lagu atas karya-karya dari Koes Plus, Panbers, dan D’Lloyd.

“Kapan-kapan, Kita berjumpa lagi, Kapan-kapan, Kita bersama lagi, Mungkin lusa atau di lain hari” lantun seluruh pengisi acara konser musik pop lintas generasi.

 

Reporter Elshinta.com, Ningrum Lestari, Rabu (23/1).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 11 Maret 2019 - 14:47 WIB
Elshinta.com - Bertempat di Istana Bogor Jawa Barat, Senin (11/3) Presiden Jokowi menerima keda...
Minggu, 03 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Reza Artamevia dalam konser `Keabadian` berharap agar para penggemarnya mel...
Minggu, 03 Maret 2019 - 07:50 WIB
Elshinta.com - Konser `Keabadian` Reza Artamevia berhasil membuat penonton yang hadir ikut...
Sabtu, 09 Februari 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Japan Foundation menyelenggarakan Pekan Budaya Jepang 2019 (Japan Cultural ...
Kamis, 24 Januari 2019 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Generasi dari tiga legenda grup musik pop Indonesia, yaitu Koes Plus, Panbe...
Minggu, 18 November 2018 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Festival Teater Pelajar tahun ini merupakan ke-11. Festival yang kerap disi...
Rabu, 24 Oktober 2018 - 10:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampil kembali dalam fashio...
Senin, 17 September 2018 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua ribu penari dari 50 banjar Desa Adat Kerobokan, Kabupaten Badu...
Sabtu, 30 Juni 2018 - 19:28 WIB
Elshinta.com - Masyarakat yang ingin menambah mengisi liburan panjang sekolah dengan anak ...
Rabu, 20 Juni 2018 - 11:35 WIB
Elshinta.com - Rangkaian acara Vivid Sydney 2018 telah berakhir, setelah 23 hari dan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)