Pandeglang usulkan pembangunan 824 hunian tetap
Elshinta
Sabtu, 26 Januari 2019 - 07:40 WIB |
Pandeglang usulkan pembangunan 824 hunian tetap
Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan bantuan untuk warga korban tsunami Selat Sunda di Panimbang, Pandeglang, Banten, Rabu (16/1). Sumber foto: https://bit.ly/2Tgdbxd

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten mengusulkan pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat yang korban bencana tsunami di daerah ini sebanyak 824 unit.

"Kami sudah mengusulkan pembangunan huntap kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kata Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pandeglang, Jumat (25/1).

Pengusulan pembangunan huntap sesuai dengan hasil pendataan yang dikalukan Pemerintah Provinsi Banten tertanggal 22 Januari 2019 sebanyak 824 unit. Namun, katanya, Kementerian PUPR, Ditjen Penyedia Perumahan akan membantu huntap sebanyak 717 unit. "Kami berharap pembangunan huntap itu tetap sesuai dengan data sebanyak 824 unit," katanya.

Menurut Irna Narulita, apabila Kementerian PUPR merealisasikan pembangun huntap sebanyak 717 unit tentu masih kekurangan 107 unit. Oleh karena itu, katanya, pihaknya berharap Gubernur Banten Wahidin Halim dapat mencarikan solusi, terkait kebutuhan huntap itu. "Kami minta semua pembangunan huntap itu direalisasikan sebanyak 824 unit," ujarnya.

Ia mengatakan, Kementerian PUPR akan membangun huntap itu yang masuk kategori rumah rusak berat dan rusak total, sedangkan rumah yang rusak sedang belum bisa terakomodir. Kemungkinan rumah rusak yang jumlahnya mencapai 50 unit bisa direalisasikan pembangunan huntap. "Mudah-mudahan ada sinergitas antara pemerintah daerah dengan Pemprov Banten untuk penanganan pembangunan huntap itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pandeglang Syarif Hidayat mengatakan pihaknya telah mengusulkan pembangunan huntap sebanyak 824 unit kepada Kementerian PUPR. Sejauh ini, kata dia, Kementerian PUPR hanya membantu pembangunan huntap sebanyak 717 unit. "Kami berharap pembangunan huntap secepatnya diwujudkan karena pengungsi sangat membutuhkan kehidupan yang aman, nyaman dan tenang," katanya, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Kabut asap selimuti Riau, PMI sebar 70 ribu masker
Jumat, 20 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau menyebarkan sekitar 70 ribu masker untuk...
Pertamina ikut bantu tangani Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 22:12 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), inde...
Kabut asap, Pertamina pastikan penyaluran BBM tetap lancar
Kamis, 19 September 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Pertamina tetap menjamin penyaluran BBM tetap lancar, Meski berdasarkan Data dari Ba...
Meski padam, potensi kebakaran masih `hantui` kawasan Gunung Semeru
Kamis, 19 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran di Gunung Semeru tepatnya di Kalimati, Arcopodo sampai Kelik hingga Kamis...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 guncang Tuban
Kamis, 19 September 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Kamis (19/9) pukul 14.31 WIB.  Info...
Kekeringan di Kabupaten Tangerang meluas
Kamis, 19 September 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Akibat kemarau panjang, kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten...
Akper Unej di Lumajang cetak lulusan berjiwa relawan
Kamis, 19 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Akademi Keperawatan Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ber...
Waduh! kualitas udara Kota Palangka Raya berbahaya
Selasa, 17 September 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com -  Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah masih bertahan pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)