Empat orang meninggal akibat bencana banjir di Manado
Minggu, 03 Februari 2019 - 11:28 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
Tim SAR bersama warga mengurai tali untuk jalur evakuasi di kelurahan Bailang, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (01/02). Sumber foto: https://bit.ly/2D83oSY

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) memastikan sebanyak empat orang meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Manado yang terjadi Jumat (01/02).

"Satu korban yang terseret luapan air sungai sudah ditemukan Sabtu ini, sehingga totalnya empat yang meninggal," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Maximilian Tatahede, di Manado, Sabtu (02/02).

Korban terseret banjir tersebut yaitu Hidayat Lahamendu (22 tahun), warga Kelurahan Cempaka, Kecamatan Bunaken.

Sebelumnya, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor sebanyak tiga orang.

Mereka yakni, Nathalia Lapian (1), warga Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting dan Jon Duarmas (45) warga Kelurahan Taas, Lingkungan I, Kecamatan Tikala meninggal akibat tertimpa longsor, serta Richard Patabone (5), warga Kombos Timur, Lingkungan III, meninggal karena terbawa arus sungai.

Tatahede berharap warga terus mewaspadai kondisi cuaca saat ini yang terkadang ekstrem.

"Tetap waspada ketika melakukan aktivitas saat hujan deras, kalau bisa menjauhi dulu dari areal yang berpotensi terkena bencana seperti bantaran sungai maupun bebukitan atau lereng," ujarnya, dikutip Antara.

Saat ini, tercatat sebanyak 737 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 2.523 jiwa terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Warga terdampak menyebar di delapan kecamatan dan 23 kelurahan serta masih mengungsi di rumah-rumah ibadah, rumah kerabat serta tempat-tempat yang lebih aman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com -Plafon lokal kelas 1 SD Negeri Serut 02 Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo run...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com -Tim SAR gabungan dengan komandan tim dari Basarnas Pos SAR Jember melakukan penca...
Selasa, 26 Maret 2019 - 13:41 WIB
Elshinta.com - Kapolsek Rasau Jaya Iptu Aswin Mahawan mengatakan, sebuah kapal motor (KM) ...
Senin, 25 Maret 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Kebakaran lahan gambut dan semak belukar terjadi di Kabupaten Mempawah, Kal...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:20 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan, luas k...
Minggu, 24 Maret 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Tim Basarnas Surabaya, Jawa Timur menggelar operasi pencarian terkait lapor...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pesawat sewa ATR 72-600 milik maskapai Garuda Indonesia mengalami kerusakan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Jumlah titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (ka...
Kamis, 21 Maret 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Satu orang tewas dalam kebakaran yang menghanguskan salah satu bangunan di ...
Minggu, 17 Maret 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI  dan masyarakat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)