19 rumah di Indramayu rusak akibat angin puting beliung
Elshinta
Senin, 04 Februari 2019 - 11:23 WIB | Penulis : Rizky Sandra | Editor : Administrator
 19 rumah di Indramayu rusak akibat angin puting beliung
Angin puting beliung sebabkan rumah rusak di Indramayu. Sumber foto: https://bit.ly/2HRe8L4

Elshinta.com - Sebanyak 19 rumah di Desa Temiyangsari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, rusak di bagian atap diakibatkan angin puting beliung pada Minggu (03/02) siang.

"Kejadian angin puting beliung Minggu (03/02) sekitar jam 14.30 WIB dan merusak beberapa rumah milik warga," kata Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki di Indramayu, Senin (04/02).

Yoris mengatakan angin puting beliung itu mengakibatkan 19 rumah milik warga yang berada di Rt 02 Rw 01 Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, rusak terutama dibagian atap dan juga ada yang sampai roboh.

Untuk itu, jajarannya langsung diterjunkan guna membantu membersihkan puing rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut.

"Kita langsung membantu membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang rusak," ujarnya, dikutip Antara.

Sementara Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi, Majalengka, Ahmad Faa Iziyn mengatakan selama musim hujan sangat berpotensi terjadinya angin puting beliung dan itu bisa terjadi di mana saja.

Begitu juga di wilayah Cirebon yang meliputi Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan.

"Kalau musim hujan potensi terjadinya angin puting beliung sangat besar," katanya.

Angin puting beliung, kata Faiz terjadi karena awan hujan yang bewarna abu-abu kehitaman atau disebut Cumulonimbus dan ini muncul pada saat musim hujan dan juga pancaroba.

"Angin puting beliung berpotensi terjadi selama musim hujan ini, hingga menjelang masuk musim kemarau atau pancaroba, pada bulan Mei nanti," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ratusan hektare kawasan Gunung Rinjani Lombok terbakar
Senin, 24 Juni 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono menyatakan seluas 14...
Seluruh korban kebakaran pabrik korek api gas sudah dimakamkan
Senin, 24 Juni 2019 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 jenazah korban kebakaran pabrik korek api gas warga Desa Sambirejo, ...
Seluruh korban kebakaran pabrik macis telah teridentifikasi 
Senin, 24 Juni 2019 - 06:11 WIB
Elshinta.com - Seluruh korban kebakaran pabrik perakitan macis (korek api) di Jalan Tengku...
Tiga orang pengunjung wisata di Langkat tewas tertimpa batu
Minggu, 23 Juni 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Tiga orang warga Kota Medan yang merupakan pengunjung daerah wisata Tangkah...
12 liang lahat disiapkan untuk korban kebakaran pabrik mancis
Minggu, 23 Juni 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 liang lahat telah disiapkan untuk para korban kebakaran pabrik ...
Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik mancis dikebumikan
Minggu, 23 Juni 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Desa Sambirejo Kecamat...
Dua meninggal puluhan lainnya dirawat akibat keracunan di Cianjur
Sabtu, 22 Juni 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Dua orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya menjalani perawatan di ...
Penyerahan data ante mortem korban kebakaran diwarnai isak tangis
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir H...
Polisi identifikasi seluruh korban pabrik korek api gas
Sabtu, 22 Juni 2019 - 12:21 WIB
Elshinta.com - Tim DVI Polda Sumatera Utara mengindentifikasi seluruh korban kebakaran pabrik p...
15 perahu nelayan Indramayu terbakar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:20 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 15 perahu nelayan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Elshinta_smg