Penegak hukum diminta hati-hati tangani laporan PA 212 kepada Grace Natalie
Rabu, 06 Februari 2019 - 19:11 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2DbIt1l

Elshinta.com -Aparat penegak hukum diminta hati-hati dalam menangani laporan yang dibuat Persatuan Alumni (PA) 212 melaporkan Ketua Umum PSI Grace Natalie. Jangan sampai nantinya dugaan penistaan agama itu dianggap sebagai `abuse of power`.

Pengamat politik dari President University Muhammad A. S. Hikam mengatakan, sikap PSI untuk menolak poligami seharusnya dihormati. Selama tidak bertentangan dengan aturan yang ada, maka sikap partai nomor urut 11 itu tidak perlu dipermasalahkan.

“Platform politik PSI yang melarang poligami adalah termasuk aspirasi yang dianggap oleh partai tersebut penting untuk diperjuangkan. Jadi ia tidak dimaksudkan sebagai suatu penghinaan atau penistaan terhadap agama tertentu,” katanya saat dihubungi, Rabu (6/2).

Menurutnya, pihak pihak yang tidak setuju dengan sikap PSI juga bisa menyampaikan aspirasinya. Namun tetap harus melalui koridor hukum yang sesuai.

“Pihak pihak yang tak setuju dengan platform parpol tentu dijamin haknya juga untuk menolak dan bahkan bisa mengcounter dengan platform lain yang berlawanan. Tentu saja pihak yang menolak tersebut juga harus mengikuti hukum yang berlaku,” tegas Hikam dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com. 

AS Hikam meminta aparat penegak hukum berhati-hati dalam menangani laporan tersebut. Mengingat saat ini proses kampanye Pemilu 2019 tengah berlangsung.

“Penggunaan istilah penistaan terhadap agama saya kira harus direspon secara hati-hati oleh aparat penegak hukum untuk menghindari "abuse of power" dan kesewenang-wenangan,” tutupnya.

Sebelumnya, Grace dilaporkan karena diduga memberikan pernyataan yang menentang syariat Islam dengan melarang kadernya berpoligami.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 13:41 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) d...
Kamis, 18 April 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafru...
Kamis, 18 April 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan menjaga...
Kamis, 18 April 2019 - 12:59 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Kamis, 18 April 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah ...
Senin, 15 April 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyatakan, hingga saat in...
Kamis, 11 April 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta masyarakat untuk tidak fokus p...
Kamis, 11 April 2019 - 12:22 WIB
Elshinta.com -Kabar duka datang dari dunia keroncong Tanah Air. Penyanyi keroncong Mus Mulyadi ...
Rabu, 10 April 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan dalam Musyawarah Perencanaa...
Selasa, 09 April 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan permasalahan banjir di wila...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)