Polri: Belum ada bukti keterlibatan WNI pada bom bunuh diri di gereja Filipina
Jumat, 08 Februari 2019 - 07:22 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polri terjunkan tim ke lokasi kejadian bom bunuh diri di Gereja Jolo, Filipina. Sumber foto: screenshoot video via @DivHumas_Polri

Elshinta.com - Polri menerjunkan tim ke lokasi kejadian bom bunuh diri di Gereja Jolo, Filipina, pada Minggu (27/1), menyusul adanya informasi pelaku merupakan warga negara Indonesia (WNI). 

Polri menerjunkan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), serta Kementerian Luar Negeri (Kemlu), untuk melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP). 

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan, Kamis (7/2), dari informasi tim yang diberangkatkan ke lokasi kejadian bom bunuh diri, belum ada kesimpulan bahwa pelaku pengeboman itu merupakan WNI.

“Kan di media sudah banyak diduga pelaku adalah WNI. Sampai detik ini belum ada konfirmasi secara ilmiah DNA dan lain-lain yang mengonfirmasi kalau itu benar WNI. Tunggu saja nanti akan disampaikan ke publik,” kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis kemarin, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Terkait tim gabungan itu, Iqbal menjelaskan, Indonesia ingin melakukan sinergitas dengan otoritas Filipina dalam mengungkap peristiwa pengeboman tersebut.

“Kemarin sudah diterima wakil kepala kepolisian Filipina dan kemarin itu berangkat adalah tim gabungan Densus 88 Antiteror dan BNPT,” tutur Iqbal.

Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Manila sebelumnya menyatakan, otoritas Filipina hingga saat ini belum menyimpulkan pelaku pengeboman Gereja di Pulau Jolo adalah seorang WNI. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:35 WIB
Elshinta.com - Serangan dan kekerasan Israel atas rakyat Palestina, sejak awal Ramadan 1440 Hij...
Senin, 20 Mei 2019 - 18:33 WIB
Elshinta.com - Kerusuhan di penjara telah menewaskan tiga penjaga di satu instalasi yang berpen...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Ledakan dahsyat bergema di seluruh Damaskus pada Jumat malam, kata warga, saat m...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Dewa Putu Gede me...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:16 WIB
Elshinta.com - Kemitraan di bidang pemberitaan dengan media Arab Saudi terus dibangun oleh...
Jumat, 17 Mei 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Harga minyak naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis waktu setempa...
Jumat, 17 Mei 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Harga emas berjangka pada divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebi...
Kamis, 16 Mei 2019 - 19:16 WIB
Elshinta.com - Sejumlah upaya penanggulangan bencana yang telah dilakukan Indonesia menjad...
Kamis, 16 Mei 2019 - 15:59 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat menghadiri KTT Paris: Ekstremisme ...
Selasa, 14 Mei 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainny...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung