BKSDA Kalteng kembali pasang perangkap buaya
Elshinta
Sabtu, 09 Februari 2019 - 20:55 WIB |
BKSDA Kalteng kembali pasang perangkap buaya
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2IbputQ

Elshinta.com - Setelah berhasil menangkap satu ekor buaya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah kembali memasang perangkap besi di Sungai Seranggas Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk menangkap buaya liar lainnya.

"Perangkap kembali kami pasang, rencananya selama satu minggu ke depan. Siapa tahu kembali ada buaya yang tertangkap," kata Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit, Muriansyah di Sampit, Sabtu (9/2).

Sebelumnya, pada Jumat (8/2) dini hari, seekor buaya berhasil ditangkap menggunakan perangkap besi yang dipasang sejak sepekan sebelumnya. Perangkap itu dipasang setelah ada warga setempat bernama Julhaidir (41) diterkam buaya hingga tangan kirinya putus saat mandi di sungai yang merupakan anak Sugai Mentaya tersebut.

Berdasarkan pantauan Antara, Sabtu (9/2) pagi hingga siang, tim BKSDA mengeluarkan buaya sepanjang tiga meter itu dari perangkap besi untuk dibawa ke Taman Wisata Alam Tangkiling Kota Palangka Raya. Terlihat petugas harus berusaha keras karena buaya berusaha melepaskan diri saat hendak diikat dan dibawa ke mobil.

Evakuasi itu menjadi perhatian puluhan warga yang memadati lokasi sekitar perangkap buaya. Masyarakat banyak yang kaget melihat buaya tersebut ternyata cukup besar dan tidak menyangka buaya itu selama ini berkeliaran di sungai tempat mereka beraktivitas setiap hari.

"Kalau masalah apakah itu buaya yang menyerang warga atau tidak, tidak ada yang bisa memastikan. Kami mengevakuasi buaya itu dalam kondisi tetap hidup untuk dilepaskan di Taman Wisata Alam Tangkiling," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Epidemiolog: Pemerintah harus evaluasi kebijakan PPKM
Minggu, 24 Januari 2021 - 21:15 WIB
 Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat Defriman Djafri mengatakan pemerintah...
Garuda Indonesia Group pastikan perhatikan jadwal pemeliharaan pesawat
Minggu, 24 Januari 2021 - 21:01 WIB
Garuda Indonesia Group memastikan terus memperhatikan jadwal pemeliharaan pesawat yang akan beropera...
AFPI berharap Erick Thohir dapat mensinergikan BSI dan fintech syariah
Minggu, 24 Januari 2021 - 20:30 WIB
Ketua bidang syariah Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Lutfi Adiansyah berharap K...
KAI berencana gunakan GeNose untuk deteksi COVID-19
Minggu, 24 Januari 2021 - 20:15 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penggunaan alat Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau ...
Pemkab Tapanuli Tengah lepas 115 penyu di Pantai Binasi
Minggu, 24 Januari 2021 - 19:45 WIB
Pemkab Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, melepas sebanyak 115 ekor Tukik jenis Penyu Lekang ke laut K...
PLN beri layanan sambungan gratis untuk korban gempa Sulbar
Minggu, 24 Januari 2021 - 19:15 WIB
PT PLN Sulselrabar memastikan akan memberikan layanan penyambungan listrik secara gratis bagi korban...
Upaya mengembalikan keceriaan anak penyintas gempa Mamuju
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:45 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawsi Barat pad...
Dokter MER-C: Kondisi geografis hambat penanganan korban gempa
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:31 WIB
Relawan lembaga medis dan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) dokter spesialis ort...
Bulan Bahasa Bali 2021 padukan kegiatan daring dan luring
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:02 WIB
Pemerintah Provinsi Bali saat pandemi COVID-19 tetap menggelar Bulan Bahasa Bali yang ketiga kalinya...
PLN aliri listrik ke wilayah tambak udang Kabupaten OKI
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:47 WIB
PT PLN mengalirkan listrik ke wilayah tambak udang di Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, S...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV