Kapal Yunani dan Malaysia bertabrakan di Perairan Malaysia
Elshinta
Minggu, 10 Februari 2019 - 07:56 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Kapal Yunani dan Malaysia bertabrakan di Perairan Malaysia
Sumber Foto: https://bit.ly/2RQmKl9

Elshinta.com -Kementerian Luar Negeri Malaysia mengkonfirmasikan bahwa kapal angkut massal yang terdaftar di Yunani, MV Piraeus bertabrakan dengan kapal pemerintah Malaysia MV Polaris di Perairan Teritorial Malaysia pukul 02.26 dini hari, Sabtu (9/2).

MV Pireas terlihat memasuki batas Pelabuhan Johor Bahru di Perairan Teritorial Malaysia pukul 02.15 malam, seperti dikutip Antara.

Selama komunikasi dengan MV Polaris, MV Pireas menjawab bahwa dia akan menghindari MV Polaris. Meskipun komunikasi yang jelas dan instruksi definitif diberikan, tabrakan terjadi pada kontak pertama sampai kedua kapal dibersihkan satu sama lain pada pukul 02.36 waktu setempat.

Departemen Kelautan Malaysia (MARDEP) telah menahan kapal Yunani berikut awak kapal untuk penyelidikan awal sesuai Pasal 334 (1) Undang-Undang Perkapalan Malaysia 1952.

Tidak ada laporan tentang cedera atau tumpahan minyak yang timbul dari tabrakan tersebut.

MARDEP sangat menyarankan kapal-kapal di Batas Pelabuhan Johor Bahru yang terletak di Perairan Teritorial Malaysia untuk berhati-hati guna menghindari insiden yang tidak diinginkan di perairan tersebut.

Namun insiden tersebut tidak menghambat arus lalu lintas apa pun dan jauh dari area Skema Pemisahan Lalu Lintas (The Traffic Separation Scheme Area).

Malaysia berkomitmen untuk mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga integritas teritorial, kepentingan, dan navigasi kapal yang aman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban tewas akibat gempa Tiongkok jadi 11 orang
Selasa, 18 Juni 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Media pemerintah Tiongkok menyatakan korban tewas akibat dua gempa kuat yan...
Jelang KTT G20, Jepang ringkus pelaku penikaman polisi
Senin, 17 Juni 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Jepang pada Senin meringkus seorang pria yang dituduh menikam pe...
Polisi Jepang ditikam dalam serangan yang diduga sudah direncanakan
Minggu, 16 Juni 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Seorang polisi Jepang ditikam beberapa kali di dada dengan pisau dapur dan ...
Hong Kong tutup kantor pemerintahan karena demonstrasi
Kamis, 13 Juni 2019 - 14:53 WIB
Elshinta.com - Otoritas Hong Kong menutup kantor-kantor pemerintahan di pusat keuangan kota ter...
Fasilitas penyimpanan produk minyak di Iran terbakar
Kamis, 06 Juni 2019 - 11:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran melanda sebuah fasilitas penyimpanan produk minyak di pelabuhan S...
Kelompok Houthi luncurkan drone serang parade militer koalisi Saudi
Senin, 03 Juni 2019 - 21:27 WIB
Elshinta.com - Kelompok al-Houthi yang bersekutu dengan Iran melancarkan serangan dengan p...
Bom mobil guncang Suriah utara yang dikuasai pemberontak
Senin, 03 Juni 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Bom mobil meledak di sebuah kota di Suriah utara yang dikuasai pemberontak ...
Bandara Narita pakai teknologi pengenalan wajah pada 2020
Sabtu, 01 Juni 2019 - 10:58 WIB
Elshinta.com - Perusahaan teknologi informasi NEC Corp mengatakan Bandara Narita di Jepang...
Menhan sebut ASEAN adalah keajaiban dunia
Sabtu, 01 Juni 2019 - 07:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu menyebutkan ASEAN merupak...
Tewaskan 13 orang, Polisi tangkap pemilik perahu terbalik di Tiongkok
Jumat, 31 Mei 2019 - 09:42 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang di Provinsi Guizhou pada Kamis (30/5) waktu setempat mengiz...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)