Dua petani di Ngawi tewas akibat keracunan gas di dalam sumur
Minggu, 10 Februari 2019 - 12:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2lYgI4b

Elshinta.com - Dua petani warga Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, tewas dan satu lainnya pingsan saat hendak memperbaiki mesin pompa air di dalam sumur.

"Ada dua korban meninggal dunia dan satu korban pingsan, diduga akibat menghirup gas beracun di dalam sumur saat memperbaiki mesin pompa air diesel," ujar Kepala Kepolisian Sektor Pangkur AKP Samudji kepada wartawan, Minggu (10/2).

Korban tewas terdiri atas Samuji (40), pemilik sumur dan mesin pompa air, dan Jito (35). Sedang korban yang pingsan bernama Pardi (60), yang setelah kejadian langsung dibawa ke Puskesmas Pangkur.

Kepala Polsek Pangkur menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi, kejadian tersebut bermula saat para petani itu hendak memperbaiki sumur irigasi milik Samuji yang berada di tengah areal persawahan Desa Waruktengah pada Sabtu (9/2) sore.

Setelah beberapa waktu berada dalam sumur sedalam lima meter untuk memperbaiki pompa air, Samuji dan Jito mengeluh lemas sehingga Pardi kemudian turun untuk menolong mereka. Namun Pardi juga kemudian ikut lemas dan pingsan.

Para petani yang berada di luar sumur kemudian berusaha menolong mereka dengan menggunakan tali pengaman, namun hanya bisa mengangkat dan menyelamatkan Pardi, yang kemudian langsung dibawa ke Puskesmas.

Selanjutnya, untuk mengevakuasi korban Samuji dan Jito, para petani meminta pertolongan warga dan melapor ke Polsek Pangkur. Saat kemudian berhasil dievakuasi, korban Samuji dan Jito sudah dalam keadaan tewas. Proses evakuasi keduanya berlangsung hingga menjelang Minggu dini hari.

"Korban tewas karena terlalu lama terjebak dalam sumur yang banyak gas beracun. Tim SAR dan polisi harus menggunakan alat khusus untuk mengevakuasi para korban karena banyak gas beracun dalam sumur," kata anggota tim SAR, Broto Sanjoyo, dikutip Antara.

Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pangkur untuk divisum, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga mereka untuk dimakamkan. Menurut hasil penyelidikan kepolisian setempat, kematian kedua petani itu murni karena kecelakaan kerja, keracunan gas saat memperbaiki pompa air di dalam sumur.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com -Plafon lokal kelas 1 SD Negeri Serut 02 Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo run...
Selasa, 26 Maret 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com -Tim SAR gabungan dengan komandan tim dari Basarnas Pos SAR Jember melakukan penca...
Selasa, 26 Maret 2019 - 13:41 WIB
Elshinta.com - Kapolsek Rasau Jaya Iptu Aswin Mahawan mengatakan, sebuah kapal motor (KM) ...
Senin, 25 Maret 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Kebakaran lahan gambut dan semak belukar terjadi di Kabupaten Mempawah, Kal...
Senin, 25 Maret 2019 - 08:20 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan, luas k...
Minggu, 24 Maret 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Tim Basarnas Surabaya, Jawa Timur menggelar operasi pencarian terkait lapor...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pesawat sewa ATR 72-600 milik maskapai Garuda Indonesia mengalami kerusakan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Jumlah titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (ka...
Kamis, 21 Maret 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Satu orang tewas dalam kebakaran yang menghanguskan salah satu bangunan di ...
Minggu, 17 Maret 2019 - 14:52 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI  dan masyarakat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)