Tujuh ibu hamil di Ambon positif HIV/AIDS
Elshinta
Senin, 11 Februari 2019 - 07:29 WIB |
Tujuh ibu hamil di Ambon positif HIV/AIDS
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2RPw5dc

Elshinta.com -Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Maluku menyebutkan sebanyak tujuh orang ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS.

Dari 5.700 orang ibu hamil tujuh diantarnya terindikasi mengidap penyakit HIV/AIDS berdasarkan hasil pelacakan yang dilakukan sejak tahun 2015 hingga 2018, kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, di Ambon, Minggu (10/2).

Dikatakannya, kegiatan pelacakan dan kesiapan sarana dan prasarana Puskemas, jumlah kasus semakin banyak ditemukan dan jumlah penderita semakin berkurang.

Hasil pelacakan yang dilakukan tahun 2015 terdapat 31 penderita AIDS dari total 89 penderita ditemukan atau 34,8 persen, tahun 2016 sebanyak 54 penderita dari total 243 penderita ditemukan atau 22,2 persen.

Sedangkan di tahun 2017 ditemukan 37 penderita dari total 205 atau 18,2 persen, dan tahun 2018 terdapat 34 penderita dari total 286 penderita atau 11,8 persen.

Richard menjelaskan, pelacakan kasus dilakukan berkelanjutan dengan pengobatan yang teratur dan perbaikan pola hidup penderita. "Kita berharap tingkat penularan penyakit semakin berkurang sehingga di tahun 2030 dapat mencapai target nasional getting 3 zero yakni tidak ada infeksi baru HIV tidak ada yang meninggal karena HIV/AIDS, dan tidak ada diskriminasi Odha," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Ia mengakui, potensu penularan HIV/AIDS terbesar ada pada kelompok resiko tinggi yakni lelaki seks lelaki (LSL), waria, ibu hamil dan psk.

Mengantisipasi penularan HIV/AIDS maka ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit atau puskesmas.

"Ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan darah dan proses screening untuk mengetahui kondisi kandungan, jika terdeteksi mengidap HIV harus ditindaklanjuti dengan pengobatan sehingga bayi yang dikandung tidak tertular," katanya Richard menambahkan, sejak tahun 2010-2013 dua puskesmas di Ambon memiliki klinik Volunteri consulting and Testing (VCT) untuk proses deteksi dini HIV yakni puskesmas Karang Panjang dan Waihaong.

"Tahun 2018 semua puskemas telah memiliki klinik VCT yang dapat diakses masyarakat untuk melakukan pemeriksaan darah HIV. Tetapi untuk proses pengobatan lengkap penderita, dapat dilakukan di puskemas Karang Panjang dan Waihaong," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Ratusan siswa SMPN 1 Boyolali divaksin
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:11 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi tahap satu jenis Sinovac d...
Studi: Jeda lebih panjang antardosis Pfizer tingkatkan antibodi
Jumat, 23 Juli 2021 - 12:37 WIB
Jeda yang lebih lama antardosis vaksin COVID-19 Pfizer mengarah pada kadar antibodi keseluruhan yang...
Deteksi sejak dini penyakit jantung bawaan penting
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:23 WIB
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr. Rad...
IDI: telemedisin jadi solusi di hulu dan hilir penanganan COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:35 WIB
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menilai kehadiran layanan telemedisin unt...
Ahli Gizi: Penderita autoimun harus makan teratur cegah peradangan
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:55 WIB
Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan b...
Peneliti: Vaksin COVID-19 bermanfaat kurangi angka kesakitan
Selasa, 20 Juli 2021 - 21:24 WIB
Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Univer...
Guru Besar FKUI: Vaksinasi cegah infeksi yang belum ada obatnya
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:44 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MP...
Cara pintar isoman COVID-19 agar cepat pulih
Selasa, 20 Juli 2021 - 09:52 WIB
Umumnya seseorang akan cepat panik saat mendapati hasil tes usap baik antigen maupun PCR menunjukkan...
KlikDokter dan ATIC sediakan layanan isoman pasien COVID
Senin, 19 Juli 2021 - 11:47 WIB
Platform kesehatan digital KlikDokter bersama PT Anabatic Technologies (ATIC) Tbk meluncurkan layana...
Obat atau dokter dari luar negeri, mana yang dibutuhkan saat ini?
Senin, 19 Juli 2021 - 08:15 WIB
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Moh. Adib Khumaidi menilai Indon...
Live Streaming Radio Network