Enam orang meninggal akibat DBD di Sumba Timur
Senin, 11 Februari 2019 - 11:39 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com -Sebanyak enam orang meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantara dari Kupang, Senin (11/2), mengatakan, bahwa jumlah pasien yang meninggal itu sesuai data yang diterima pada Minggu (10/2).

"Saat ini yang meninggal khusus untuk di Sumba Timur mencapai enam orang," katanya ketika ditanya soal kasus DBD di kabupaten itu, seperti dikutip Antara.

Ia menyatakan, bahwa korban terakhir yang meninggal tersebut adalah seorang anak asal desa Melolo di Kecamatan Umalulu sekitar 62 kilometer Utara kota Waingapu, ibu kota Sumba Timur.

Sejak Januari hingga pertengahan Februari 2019, korban meninggal dunia akibat DBD di kabupaten itu memang terjadi peningkatan.

"Korban terakhir yang meninggal itu juga karena lambat dibawa ke RS Waingapu dalam kondisi Dengue Shock Syndrome (DSS) karena terlambat dibawa ke rumah sakit. DSS ditandai dengan suhu tubuh di bawah normal, nadi dan tensi menurun, serta trombosit menurun drastis," ujar Chrisnawan.

Tidak hanya jumlah korban meninggal yang bertambah, kata dia jumlah pasien yang dirawat di RS Imanuel Waingapu, juga mengalami peningkatan yang dratis.

Pada pekan sebelumnya jumlah pasien yang dirawat, berjumlah 261 kasus, dan kini jumlahnya bertambah menjadi 271 kasus.

Menurut Chrisnawan, semakin meningkatnya korban meninggal dan korban DBD yang dirawat akibat kurang maksimalnya kerja dari kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang tidak terlaksana dengan baik.

Sedangkan, Kepala RS Imanuel Waingapu, secara terpisah mengakui bahwa hingga saat ini jumlah pasien di RS itu terus bertambah untuk yang terserang DBD. "Rata-rata sehari yang masuk dan dirawat di RS itu khusus DBD mencapai 7-8 orang," katanya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat di kabupaten itu tetap menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, agar kasus DBD itu tidak menambah korban jiwa lagi. Dengan bertambahnya jumlah korban yang meninggal akibat DBD di Sumba Timur, maka jumlah pasien yang meninggal akibat DBD di NTT mencapai 17 orang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Utara melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)