A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionqbq2vd7l7huu9fl775vsg1mndbk19crf): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Sahabat tidak sangka Steffy nikahi Irwandi Yusuf
Sahabat tidak sangka Steffy nikahi Irwandi Yusuf
Senin, 11 Februari 2019 - 18:15 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Model Fenny Steffy Burase bersaksi pada sidang lanjutan kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dengan terdakwa Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (4/2). Sumber foto: https://bit.ly/2DvIvl7

Elshinta.com - Farah Amalia mengaku tidak menyangka sahabatnya yaitu model Steffy Burase menikah dengan Gubernur Aceh non-aktif Irwandi Yusuf.
   
"Tidak pernah Steffy membicarakan soal pernikahannya dengan Irwandi, saya berpikir dia dengan yang lain," kata Farah Amalia di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/2).
   
Farah bersaksi untuk tiga terdakwa yaitu Gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf yang didakwa bersama-sama Hendri Yuzal selaku staf khusus Gubernur Aceh dan tim sukses gubernur Teuku Saiful Bahri menerima suap Rp1,05 miliar dari Ahmadi selaku Bupati Kabupaten Bener Meriah. Irwandi juga didakwa menerima gratifikasi berupa hadiah dengan jumlah seluruhnya sebesar Rp8,717 miliar.
   
Steffy Burase adalah tim ahli acara Aceh Marathon 2018 yang membuatnya dekat dengan Irwandi Yusuf. Dalam dakwaan disebutkan bahwa sekitar Oktober 2017 sampai Januari 2018 menerima uang melalui Steffy Burase sebesar Rp568,08 juta dari Teuku Fadhilatul Amri setelah mendapat perintah untuk melakukan transfer dari Teuku Saiful Bahri (salah satu tim sukses pilkada Gubernur Aceh 2017) di rumahnya di Aceh. "Steffy mengundang saya datang 7 Desember 2017 di apartemen Ascott Kebun Kacang, tapi saya tidak lihat proses pernikahannya, karena saya di sana terlambat, undangan jam 10, saya datang jam 11 lalu makan-makan sebentar lalu pulang," ungkap Farah.
   
Rumah Farah di Jalan Pengadegan Timur, Jakarta, pada 23 Agustus 2018 telah digeledah penyidik KPK. "Di sana saya hanya kenal Steffy, saya tahu Pak Irwandi baru belakangan setelah selesai acara," tambah Farah.
   
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK lalu membacakan BAP Farah Amalia pada saat persidangan. "Saya pikir Steffy menikah dengan Dara dokter di RS MMC, dia mengatakan agar datang pada Jumat, 7 Desember 2017 lalu saya saya datang ke Ascot dan sekitar pukul 11.00 saya naik ke lantai yang saya lupa lantai berapa, saya masuk ke kamar apartemen, di ruang tamu saya bertemu Steffy Burase memakai gamis berjilbab dan 15-20 orang laki-laki dan perempuan. Di situ ada laki-laki berjas, Steffy Burase, Niko, Ibu Steffy Burase dan saya hanya ikut makan-makannya', apa benar demikian?" tanya jaksa Zainal.
 
"Saya baru tahu Niko dan ibunya Steffy setelah itu. Karena di undanganya acara pernikahan, saya tidak tahu mereka menikah atau tidak apalagi sebelum kejadian ini dia mengatakan baru mau bilang mau ke KUA untuk perencanaan pernikahan," jawab Farah.
 
Jaksa lalu kembali membacakan BAP milik Farah. "Dapat saya jelaskan Steffy adalah presenter olahraga, 'event organizer', model, sebelumnya ia tinggal Emirate Residence Pedurenan, lalu pindah di Setiabudi Residencae dengan kamar yang lebih lega dan lebih mahal. Setahu saya Steffy tidak punya kendaraan apa-apa karena ke mana-mana naik grab, tapi posisinya dia sekarang sudah sebagai istri masa ia tidak dibiayai oleh suaminya'," ungkap jaksa Zainal.
   
"Kalau mengenai suaminya masa tidak membiayai itu kesimpulan dari penyidik, saya tidak pernah membicaraan uang dengan Steffy," ungkap Farah, dikutip Antara.
   
Namun Farah mengaku menerima Rp500 ribu dari Steffy sebagai ongkos transportasi karena ia menemani Steffi saat berobat ke Klinik Utomo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mende...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara (Malut) menemukan ad...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 06:56 WIB
Elshinta.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Rakyat (PAN) Amien Rais yang diperiksa...
Jumat, 24 Mei 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus suap seleksi jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziy alia...
Jumat, 24 Mei 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tah...
Jumat, 24 Mei 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan agar aparat Kepolisian segera menindak teg...
Jumat, 24 Mei 2019 - 10:47 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, ...
Kamis, 23 Mei 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan temuan yang menonjol terkait...
Kamis, 23 Mei 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa lagi Menteri Agam...
Kamis, 23 Mei 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tersangka Romahurmuziy alias Rom...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung