Gelombang tinggi terjang sejumlah wilayah, masyarakat dan pelayaran diimbau waspada
Elshinta
Selasa, 12 Februari 2019 - 07:43 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Gelombang tinggi terjang sejumlah wilayah, masyarakat dan pelayaran diimbau waspada
Ilustrasi - Gelombang tinggi. Sumber foto: https://bit.ly/2E58BN0

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi pada untuk tiga hari ke depan, hingga Kamis (14/2).

BMKG mengidentifikasi pola sirkulasi massa udara di Samudra Hindia barat Bengkulu. Pola angin di utara Indonesia umumnya dari arah Utara – Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 – 25 knot, sedangkan di selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 – 20 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, Perairan Kep. Sangihe – Talaud dan Laut Maluku bagian utara. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut,” bunyi siaran pers Humas BMKG, Senin (11/2). 

Wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 1.25-2.5m (sedang) di antaranya Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Lhokseumawe, Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali- Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan. 

Kemudian Perairan Selatan P. sumba, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Utara Kep. Anambas, Laut Natuna, Selat Makassar Bagian Tengah dan Utara, Perairan Kalimantan Timur dan Utara, Perairan Timur Bitung, Laut Maluku Bagian Selatan, Perairan Utara Kep. Banggai-Kep. Sula, Perairan Timur Sulawesi Tenggara, Laut Banda, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik Utara Papua, Laut Timor Selatan NTT, Perairan Kep. Babar hingga Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Aru, Laut Arafuru, dan Perairan Barat Yos Sudarso.

Sedangkan wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 2.5-4.0m (tinggi), yaitu  Laut Natuna Utara Perairan Utara Kep. Natuna Perairan Utara Sulawesi, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe –  Kep. Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.

BMKG berharap masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0m.

“BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu waspada,” pungkas siaran pers BMKG itu, seperti diinformasikan pula melalui laman resmi Setkab. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumlah perokok pemula meningkat, Dinkes Kediri siapkan Perda KTR
Rabu, 26 Juni 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Prihatin dengan semakin meningkatnya jumlah perokok pemula yang sebagian be...
TPA sampah regional Banjarbakula ramah lingkungan
Rabu, 26 Juni 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan ...
Kapolda Sumut turun tangan bersihkan Sungai Kera
Selasa, 25 Juni 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, tur...
Kepala BNPB tekankan pengembalian fungsi hutan di Sultra
Senin, 24 Juni 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Pusat Letnan Jendral Do...
KKP kembali tangkap kapal ikan ilegal Malaysia
Sabtu, 22 Juni 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Setelah sebelumnya menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Malaysia yaitu 1...
Gubernur Kalteng antisipasi karhutla
Jumat, 21 Juni 2019 - 21:10 WIB
Elshinta.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengatakan, ancaman ba...
DLH Jatim akan kembalikan sampah plastik asal Australia
Jumat, 21 Juni 2019 - 17:05 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur Diah Susilowati aka...
Dandim 1006/Martapura imbau petani tanam padi sebelum kemarau
Kamis, 20 Juni 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Petani di Kabupaten Banjar diimbau untuk segera menanam padi sebelum memasu...
DLH Kota Padang manfaatkan sampah jadi uang
Rabu, 19 Juni 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Sumatera Barat bekerja sama denga...
BNPB: Prajurit Kodam Siliwangi bantu penanganan DAS Citarum
Rabu, 19 Juni 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Elshinta_smg