Pengacara Dhani sebut dakwaan jaksa tidak jelas
Selasa, 12 Februari 2019 - 16:38 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Terpidana kasus ujaran kebencian melalui media sosial, Ahmad Dhani. Sumber foto: https://bit.ly/2RFBy5X

Elshinta.com -Tim pengacara Dhani Ahmad Prasetyo (Ahmad Dhani), terdakwa dugaan pencemaran nama baik, menilai dakwaan jaksa penuntut umum tidak jelas dan sulit dimengerti pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2).

Pengacara Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian mengatakan bahwa dakwaan jaksa tidak menyebutkan secara spesifik di mana terdakwa melakukan distribusi yang memuat tentang penghinaan sebagaimana dalam dakwaan jaksa.

Bahwa Unsur utama dalam delik Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) UU ITE tersebut, menurut dia, adalah mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana.

"Untuk menentukan `locus delicti`-nya haruslah ditentukan di manakah terdakwa mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana," katanya saat membacakan nota keberatan di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Anton Widyo Priyono.

Selain itu, kata dia, yang dapat melakukan pengaduan (klacht) atas pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE hanyalah korban yang dicemarkan nama baiknya atau dihina.

Karena Pasal 27 Ayat (3) UU ITE penerapan keberlakuannya terikat dengan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, menurut dia, yang harus menjadi korban dan melakukan pengaduan terhadap pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE adalah perorangan, bukan organisasi, perkumpulan, atau badan hukum.

Oleh karena itu, kata dia, berdasarkan keseluruhan uraian tersebut penasihat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan sela dengan seadil-adilnya.

"Kami meminta kepada majelis hakim menerima eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk seluruhnya, dan juga menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Menanggapi eksepsi ini, hakim meminta waktu untuk melanjutkan sidang pada hari Kamis mendatang. "Sidang ditunda Kamis mendatang," katanya.

Kasus ini bermula saat Ahmad Dhani akan menghadiri acara deklarasi Ganti Presiden 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya. Namun, saat tiba di Hotel Majapahit, dia dihadang oleh kelompok yang mengatasnamakan elemen Bela NKRI.

Saat penghadangan itulah, Ahmad Dhani membuat vlog yang berisi kata-kata berkalimat `idiot` yang diunggah ke media sosial dengan durasi waktu 1 menit, 37 detik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian meminta DS yang merupakan pelaku tabrak lari beruntun sepa...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - DS (36), pelaku kecelakaan lalu lintas yang menabrak satu mobil Mercy dan e...
Kamis, 18 April 2019 - 11:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Rabu, 17 April 2019 - 07:51 WIB
Elshinta.com - Pengadilan Tinggi Pekanbaru mengabulkan upaya banding tiga terpidana mati k...
Selasa, 16 April 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Y...
Selasa, 16 April 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Hari ini, Selasa (16/5) terdakwa kasus suap proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham...
Selasa, 16 April 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan KPK memeriksa Direktur Produksi PT &nb...
Selasa, 16 April 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil General Manager Ro...
Selasa, 16 April 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK mengatakan, KPK memeriksa mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)