Tangkal sate babi, Pemkot Padang gelar festival sate
Elshinta
Selasa, 12 Februari 2019 - 17:58 WIB |
Tangkal sate babi, Pemkot Padang gelar festival sate
Sumber Foto: https://bit.ly/2BwwrQ9

Elshinta.com -Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) bersama Pemerintah Kota Padang akan menggelar Festival Makan Sate sebagai upaya mengajak masyarakat kembali menyantap kuliner khas Padang tersebut setelah adanya kasus penemuan sate Padang dari daging babi.

"Kegiatan akan digelar pada Sabtu 16 Februari 2019 di Jalan Permindo Padang mulai pukul 16.00 WIB sampai 21.30 WIB," kata Pembina Kesatuan Pedagang Jalan Permindo Padang Miko Kamal di Padang, Selasa (12/2).

Menurut dia, kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 30 pedagang sate di Kota Padang sehingga masyarakat bisa menikmati beragam sate. "Panitia menyediakan fasilitas mulai dari tenda, meja hingga listrik dan tidak dipungut biaya kepada pedagang yang berjualan," katanya, seperti dikutip Antara.

Kemudian, untuk bisa ikut pada festival tersebut pedagang harus membuat surat pernyataan bahwa sate yang dijual berasal dari bahan yang halal dan ke depan tidak akan menjual sate dari bahan yang diharamkan bagi umat muslim.

Ia menyampaikan kegiatan ini juga bertujuan mengangkat moral pedagang sate karena setelah kejadian terungkapnya sate Padang dari daging babi omzet pedagang sate di Padang turun.

Sementara bagi masyarakat dapat menikmati beragam sate yang dijajakan dan jika ada pedagang yang memberikan diskon itu dipersilahkan. Ia berharap dengan adanya Festival Sate masyarakat tidak khawatir lagi makan sate dan para pedagang juga harus berkomitmen menyajikan makanan yang halal.

Sementara berdasarkan penelusuran sejak kasus ditemukannya Sate Padang dari daging babi, salah seorang pedagang sate di kawasan Bypass padang mengaku mengalami penurunan penjualan. "Biasanya dalam sehari bisa habis 23 kilogram daging sapi, sekarang tujuh kilogram saja sudah banyak," kata salah seorang pedagang sate Ardi.

Sebelumnya Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat, menunggu hasil uji Laboratorium Forensik (Labfor) untuk melanjutkan kasus temuan sate Padang yang diduga dibuat dari daging babi.

"Prosesnya saat ini masih dalam penyelidikan, dan kami menunggu hasil uji Labfor keluar," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan.

Ia mengatakan hasil pengujian nanti untuk membuktikan apakah benar bahwa sate itu terbuat dari daging babi," katanya.

Ia menyebutkan jika hasil Labfor keluar pihaknya segera melakukan gelar perkara untuk melanjutkan proses kasus. Sejak kasus itu diserahkan oleh Dinas Perdagangan Padang, polisi telah memintai keterangan dari belasan saksi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masuk Industri 4.0, APJI akan gelar festival jajan pasar dan pameran jasa boga bertaraf internasional
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Dalam roadmap Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beber...
 Yuk, cicipi enak dan lezatnya 5 kuliner di Riau ini!
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Tidak hanya ragam wisata alamnya yang menawan dan sangat indah, pun tidak hanya rag...
Ini lima cara buat daging kurban lebih empuk
Minggu, 11 Agustus 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Mengolah daging kurban saat Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8) ini seb...
Lestarikan kuliner Indonesia, aktivis dirikan Selow Food
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 22:36 WIB
Elshinta.com - Indonesia begitu kaya akan keberagaman budaya dan tradisi, masing-masing suku ba...
Tips ampuh cara hilangkan bau prengus pada daging Kambing
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Momen Idul Adha identik dengan daging kurban kambing atau sapi. Berbagai macam m...
Pemkot Padang ajak para istri Gubernur seluruh Indonesia masak rendang
Jumat, 26 Juli 2019 - 21:54 WIB
Elshinta.com - Para istri Gubernur dari seluruh Indonesia mengikuti Festival Marandang Kul...
Sajikan menu Indonesia, Kemenpar gandeng restoran asia di luar negeri
Minggu, 14 Juli 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng sejumlah restoran khas Asia d...
Segarnya bisnis penghilang dahaga
Senin, 08 Juli 2019 - 16:00 WIB
Elshinta.com - Seperti halnya makanan, minuman pun bisa memiliki prospek yang cerah. Alasannya sudah...
Roti bolu khas Magetan `diburu` sebagai oleh-oleh
Minggu, 19 Mei 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Penjualan roti bolu yang merupakan jajanan khas Kabupaten Magetan, Jawa Tim...
Ikan asap jadi kuliner favorit di jalur pantura Probolinggo
Senin, 13 Mei 2019 - 16:33 WIB
Elshinta.com - Ikan asap menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu masyarakat yang melalui...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once