40 ha hutan lindung di Batam terbakar
Elshinta
Selasa, 12 Februari 2019 - 18:42 WIB |
40 ha hutan lindung di Batam terbakar
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2v9NXGE

Elshinta.com -Brigade Pengendalian Kebaran Hutan Manggala Agni memperkirakan sekitar 30 hingga 40 hektare hutan lindung Sei Harapan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar dalam dua hari terakhir.

"Berdasarkan pantauan kami, hutan seluas 30 sampai 40 hektare sudah terbakar," kata Kepala Manggala Agni Daerah Operasional Batam, Iksan Abdillah di Batam, Selasa (12/2).

Dia mengatakan, kebakaran sulit dipadamkan, karena berlokasi di bukit yang terjal, sehingga tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran. Apalagi di sekitar lokasi tidak ada sumber air.

Manggala Agni dan Pemkot Batam meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengerahkan helikopter untuk memadamkan api di hutan lindung Sei Harapan.

Iksan mengatakan, selain Hutan Sei Harapan, pihaknya memantau tiga titik api lain di Batam, yaitu di sekitar Sembulang, Bandara Hang Nadim dan Tempat Pembuangan Akhir Telaga Punggur. "Tadi kami sempatkan memantau dari udara menggunakan helikopter, dan ada 4 titik api," kata dia, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, kebakaran hutan di Batam memiliki dampak yang sangat buruk bagi lingkungan. Selain karena merusak ekosistem, juga sulit mengembalikan kelestarian lingkungan seperti sedia kala.

Ia mengatakan tanah di Batam cenderung tidak subur dan sulit ditanami, sehingga bila hutan terbakar, maka sukar dikembalikan seperti semula. "Seandainya terbakar luas, maka susah tumbuh kembali. Untuk mencapai kondisi hutan seperti itu, dibutuhkan puluhan tahun," kata dia.

Mengenai penyebab kebakaran, kata dia, hingga kini pihaknya masih mencari tahu, apakah bersumber dari puntung rokok, pembakaran sampah, atau sengaja membakar hutan.

Di tempat yang sama Komandan Koramil Sekupang, Kapten Ricardus Sitinja meminta masyarakat turut menjaga kelestarian lingkungan, terutama hutan Sei Harapan. "Kami merasa iba atas kebakaran ini. Seharusnya kita saling menjaga dan ini keperluannya untuk lingkungan alam, supaya sejuk dan dingin," kata dia.

Dia mengimbau warga Tanjungriau untuk saling menjaga, tidak membuang puntung rokok sembarangan, apalagi sampai membakar hutan. "Sama-sama menjaga sebagai warga negara yang baik," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pimpinan OPD agar pro aktif menyampaikan LAKIP, LKPJ serta RKPD
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:28 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara Terbit Rencana PA meminta, seluruh pimpinan OPD untuk pro aktif menya...
Atet: Dengan JUK, belanja di koperasi lebih murah 
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:07 WIB
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung meluncurkan Jaringan Usaha Kopera...
DPN APTRI minta pemerintah tak impor gula konsumsi
Selasa, 25 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Moha...
Pemerintah provinsi tutup lalu lintas ternak babi keluar masuk NTT
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:45 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menutup wilayah atau tidak mengizinkan lalu lintas ternak ba...
Luhut sebut kebijakan Edhy Prabowo berdasarkan studi
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sejumlah kebij...
Wasrik Itjenau periksa pelaksanaan program kerja Lanud Silas Papare
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:18 WIB
Inspektorat Jenderal Angkatan Udara melakukan pemeriksaan pelaksanaan program kerja Lanud Silas Papa...
Pemerintah Aceh Tamiang studi banding ke Diskominfo Langkat
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:07 WIB
Pemerintah Aceh Tamiang, Provinsi Aceh melakukan studi banding ke Dinas Komunikasi dan Informatika (...
Sejumlah wilayah di Sidoarjo terendam banjir
Selasa, 25 Februari 2020 - 15:55 WIB
Sejumlah wilayah di Sidoarjo, Jawa Timur seperti Sidokare, Sepande, dan Banjarpoh terendam banjir me...
Pelarangan angkutan mobil barang `ODOL` berlaku penuh awal 2023
Selasa, 25 Februari 2020 - 14:38 WIB
Pemerintah menetapkan pelarangan angkutan mobil barang yang Over Dimension and Over Load atau ODOL, ...
Peringatan dini cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta siang ini
Selasa, 25 Februari 2020 - 14:28 WIB
Peringatan dini cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan turun hujan, Se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)