Dana desa tidak bisa untuk bayar gaji guru
Selasa, 12 Februari 2019 - 19:54 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Sumber foto: http://bit.ly/2Duhr3q

Elshinta.com -Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko P Sandjojo mengatakan bahwa dana desa tidak bisa dimanfaatkan untuk pembayaran gaji guru yang ada di desa.

Hal itu disampaikan oleh Eko P Sandjojo saat menjawab pertanyaan tentang pengalokasian dana desa untuk membayar gaji guru SD, SMP dan SMA kepada peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2019 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kemendikbud, Sawangan, Jawa Barat, Selasa (12/2).

Eko dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, menjelaskan bahwa penggunaan dana desa sejak digulirkan pada 2015 difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi desa. 

"Kalau yang PAUD ini sebenarnya masuk dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa. Tapi nantinya akan diambil alih oleh Kemendikbud. Jadi dana desa tidak boleh untuk bayar gaji guru," kata dia, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan kali ini dana desa difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. karena kalau tidak difokuskan, nanti akan digunakan semua untuk bayar gaji guru.

Lebih lanjut Eko menyarankan kepada setiap desa untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pasalnya, BUMDes bisa meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat desa.

"Banyak desa yang memiliki deviden sangat besar. Deviden dari BUMDes itu adalah bagian dari APBDes yang penggunaannya tidak diatur tapi ditentukan oleh Badan Pemusyawaratan Desa yang bisa digunakan untuk apa saja termasuk memberikan beasiswa seperti di Desa Ponggok yang setiap rumah wajib mencetak satu sarjana yang dibiayai oleh desa," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 20:51 WIB
Elshinta.com - Sebanyak tiga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal d...
Sabtu, 20 April 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyatakan p...
Sabtu, 20 April 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan, 12 orang petugas K...
Sabtu, 20 April 2019 - 18:32 WIB
Elshinta.com - Dian Astriani (4 bulan) bayi yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri d...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Sejumlah kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) menyisihkan honornya untu...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jawa Barat menerjunkan tim Urusan kesehatan (Urke...
Sabtu, 20 April 2019 - 16:15 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyatakan hingga 19 April ...
Sabtu, 20 April 2019 - 15:26 WIB
Elshinta.com - Sekitar dua ribu warga Purwakarta menggelar syukuran kemenangan pasangan Jo...
Sabtu, 20 April 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Memasuki libur panjang di akhir pekan, jalur wisata menuju Lembang Kabupate...
Sabtu, 20 April 2019 - 10:17 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)