Kemendikbud jalin kerja sama dengan 2.700 industri
Selasa, 12 Februari 2019 - 20:19 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2E7tVlk

Elshinta.com -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 2.700 industri.

"Untuk SMK, kerja sama dengan industri telah dilakukan dengan 2.700 industri yang ada di Tanah Air," kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad, dalam taklimat media yang diselenggarakan disela-sela Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2).

Dengan kerja sama tersebut, ada tiga hal yang bisa dilakukan yakni siswa SMK melakukan praktek kerja siswa (PKS), guru-gurunya magang di industri dan siswa yang terbaik bisa direkrut saat magang.

Selain itu, kurikulum untuk SMK tidak lagi berdasarkan keinginan Kemendikbud, melainkan berdasarkan permintaan industri sehingga diharapkan lulusan SMK bisa langsung direkrut oleh industri.

Untuk daya serap lulusan, kata dia, mengalami kenaikan yakni 3,1 persen dari 2014. Lulusan SMK juga beperan dalam penuruan tingkat pengangguran meskipun tidak signifikan. "Selalu kami sampaikan, bahwa jurusan SMK harus sesuai dengan permintaan industri, bagi yang sudah ketinggalan diharapkan dilakukan pembaharuan," ujar Hamid, seperti dikutip Antara.

Juga ada jurusan yang masih relevan, namun lulusan SMK jurusan tersebut berlebih. Contohnya jurusan Teknologi Informatika dan Komputer (TIK), yang mana lulusannya mencapai 350.000 siswa sementara yang dibutuhkan sekitar 125.000 tenaga kerja.

Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai cara untuk mengatasi kendala di SMK, mulai guru produktif dengan cara menggaet guru dari profesional, program keahlian ganda,juga perekrutan guru produktif. "Memang kami masih ada pekerjaan rumah, yakni SMK yang kualitasnya relatif rendah. Ini yang harus dibenahi," tegas Hamid.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:40 WIB
Elshinta.com -Sering terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Kudus, membu...
Selasa, 26 Maret 2019 - 21:21 WIB
Elshinta.com -Anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) memborong medali Jambore Nusantara Antarba...
Selasa, 26 Maret 2019 - 20:14 WIB
Elshinta.com -Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengaku pelaksanaa...
Selasa, 26 Maret 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com -Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kota Depok Bawono Ika Sutomo memasilitasi warga bina...
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terkait pencabutan Permenristekdikti no. 12 tahun 2016 tentang uji kompeten...
Selasa, 26 Maret 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Hari ini, Selasa (26/3) memasuki hari ke-dua pelaksanaan Ujian Nasional Ber...
Senin, 25 Maret 2019 - 21:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 32.102 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bali, mengikut...
Senin, 25 Maret 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Semakin mendekati pelaksanaan pemilihan umum legislatif, presiden dan wakil pres...
Senin, 25 Maret 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengharapkan seluruh peserta ...
Senin, 25 Maret 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan agar pemerintah memberikan respons cepat m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)