Mantan Bupati Tapteng merasa dikriminalisasi
Elshinta
Selasa, 12 Februari 2019 - 21:15 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Mantan Bupati Tapteng merasa dikriminalisasi
Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com -Mantan Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung merasa dikriminalisasi sekaitan adanya dugaan penipuan dan pengelapan kepada dirinya maupun kepada abangnya Amirsyah Tanjung hingga harus menjalani proses persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang tidak dipernah dilakukan.

Kepada wartawan, Sukran Jamilan Tanjung seusai sidang, Selasa (12/2) menyatakan, jaksa sangat mengada-ada dan sangat improfisasi. Ia juga tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh Josua Marudut Tua Habeahaan yang telah melaporkannya.

Katanya ada uang Rp75 juta, iya kan dan katanya ada uang Rp375 juta yang dikait-kaitkan kepada dirinya?. Bahkan ketika kasus ini mencuat dan ia menjalani pemeriksaan setelah setahun tidak lagi menjabat Bupati Tapteng baru tahu ada laporan yang dibuat korban kepada dirinya dan abangnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Namun faktanya selama sidang, Roland Limbong yang disebut-sebut menerima uang dari Josua mengaku dipersidangan tidak ada menerima uang sebesar Rp75 juta. Lebih anehnya lagi soal transferan kepada Umar Hasibuan senilai Rp375 Juta yang dilakukan korban kepada Umar Hasibuan dikaitkan kepada dirinya juga dinilai salah alamat karena abangnya adalah Amirsyah dan bukan Umar Hasibuan.

Ini sudah jelas faktanya, bahwa ia dan abangnya tidak terbukti dalam persidangan, termasuk Umar pun tidak pernah dihadirkan dalam persidangan.

Masih menurutnya, ada nuansa politik dalam kasus ini, ia bersama abangnya akan melawan ketidakadilan ini. Bahkan ia pun bersumpah sampai kelubang semut pun ia akan mencari keadilan, saya tidak tahu kasusnya apalagi sampai memakan uangnya.

Selama menjabat Bupati, ia menyampaikan melakukan yang terbaik untuk Tapanuli Tengah, bahkan ia memindahkan Kantor Polres Tapteng yang ada di Sibolga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat akan tetapi saya dibeginikan oleh Polisi Republik Indonesia.

Saat ditanyakan nuansa politiknya, ia pun heran kenapa ada orang yang ingin menghabisi karakternya. "Ia juga menerangkan bukan lagi caleg ataupun calon bupati namun kenapa ia diperlakukan seperti ini atau ada orang yang lagi berkuasa, atau ya ngak tahu lagi saya sehingga mendapat perlakuan seperti ini," ucapnya sembari menjelaskan posisinya menjabat selaku Wakil Ketua Golkar Sumut.

Ia juga mengaku saat ini juga dipercaya sebagi Wakil Sekretaris Tim Kampanye Pemenangan daerah Pilpres Jokowi. Coba deh, cek apakah Sk dirinya masih tercantum.

Lanjutnya lagi, orang bilang kalau melawan pemerintah dikriminalisasi, kalau melawan pemerintah dikriminalisasi, "tapi saya yang mendukung pemerintah justru dikriminalisasi," tuturnya sembari berharap majelis memberikan putusan seadil-adilanya kepada dirinya maupun abangnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Revitalisasi PG Djatiroto selesai Juli 2019, petani mengeluh
Rabu, 19 Juni 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Revitalisasi peningkatan daya giling Pabrik Gula (PG) Djatiroto, Kabupaten Lumaj...
DKI Jakarta tuan rumah Forum Diskusi Keolahragaan Nasional
Rabu, 19 Juni 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Provinsi DKI Jakarta menjadi tuan rumah Forum Diskusi Keolahragaan Nasional...
Asyik, beli tiket KA di CFD Lapangan Merdeka Medan dapat diskon
Rabu, 19 Juni 2019 - 13:53 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara memberikan diskon sebesar 1...
Camat lakukan monev penggunaan dana desa
Rabu, 19 Juni 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan S...
Progress Muara Enim Smart Regency tahap I 2019
Rabu, 19 Juni 2019 - 13:03 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muara Enim, Sumatera Selatan Ardian...
Pemprov Kepri luncurkan aplikasi Sikopi
Rabu, 19 Juni 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan sebuah aplikasi be...
PUPR perbaiki Jembatan Way Mesuji yang amblas
Rabu, 19 Juni 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan per...
Bandara Kertajati operasikan 56 pergerakan pesawat mulai 1 Juli
Rabu, 19 Juni 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan Bandara Kertajati di Kabup...
Kemenag sosialisasikan kebijakan layanan haji terbaru
Rabu, 19 Juni 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haj...
KAI hentikan sementara operasional `railbus` Batara Kresna
Rabu, 19 Juni 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - PT KAI (Persero) menghentikan sementara operasional railbus atau bus rel Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)