Ahen pelaku mutilasi sales kosmetik dituntut 15 tahun penjara
Selasa, 12 Februari 2019 - 21:28 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com -Hendri alias Chang Fung Hen alias Ahen (31) pelaku mutilasi sales kosmetik yang dimasukan dalam kardus dituntut 15 tahun penjara dalam persidangan yang berlangsung di Cakra VII Pengadilan Negeri Medan, Selasa (12/02). 

Kepada wartawan, Penuntut Umum dari Kejari Medan, Marthias Iskandar usai persidangan menyatakan pelaku mutilasi dituntut selama 15 tahun penjara, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Perbuatan itu dilakukan oleh terdakwa seorang diri karena sakit hati pesanan kosmetik yang ia pesan dari Rina Karina sebanyak 17 paket dengan harga Rp4.170.000,- belum ada. Bahkan Rina pun meminta waktu lima hari lagi, tak hanya itu Rina juga akan menemui terdakwa dirumahnya setelah ia pulang kerja dari toko kosmetik Milenium Plaza Medan.

Saat itu korban tetap menemui terdakwa dirumahnya yang berada di Jalan Titi Papan, Kompleks Ivory Medan Deli, pada Rabu (6/6). 

Meski telah dijelaskan oleh korban, terdakwa tetap tidak terima dan emosi sehingga membunuh terdakwa dengan memutilasi kemudian memasukkannya kedalam kardus serta meletakkan jasad korban ke Jalan Karya dengan sepeda motor milik korban.

Dalam kasus ini pelaku dikenakan melanggar Pasal 338 KUHPidana. Sementara itu dari pantauan keluarga korban memadati ruang sidang, dimana sidang yang dipimpin majelis hakim Masrul menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 22 April 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akan memproses secara...
Senin, 22 April 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:50 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:41 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (22/4), memeriksa Sekjen DPR RI I...
Senin, 22 April 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Senin, 22 April 2019 - 11:23 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Minggu, 21 April 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeksekusi mantan Bupati Labuhan...
Sabtu, 20 April 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian meminta DS yang merupakan pelaku tabrak lari beruntun sepa...
Sabtu, 20 April 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - DS (36), pelaku kecelakaan lalu lintas yang menabrak satu mobil Mercy dan e...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)