Dubes UE: MRT Jakarta lebih modern dari MRT Eropa
Elshinta
Selasa, 12 Februari 2019 - 21:37 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Dubes UE: MRT Jakarta lebih modern dari MRT Eropa
Sumber Foto: https://bit.ly/2SKV3yu

Elshinta.com -Duta Besar (Dubes) Uni Eropa (UE) untuk Indonesia Vincent Guerend memuji Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dengan kata `Bagus` dalam bahasa Indonesia dan lebih modern dari MRT Eropa.

"Saya sangat senang sekali, pada dasarnya saya menyukai moda kereta  dan saya melihat MRT ini sangat modern, bersih pada pintu dan pendingin udaranya. Saya tidak sabar untuk menanti MRT ini dibuka untuk masyarakat umum pada Maret tahun ini," ujar Vincent kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2).

Dubes UE tersebut menyatakan keinginannya untuk mengajak anggota keluarganya menaiki MRT pada akhir pekan, jika memungkinkan setiap hari.

"MRT Jakarta ini lebih modern dari MRT yang terdapat di beberapa negara Eropa yang dibangun sekitar 40 atau ratusan tahun lalu. Karena MRT Jakarta ini sangat modern, Anda bisa merasakan pendingin udaranya, melihat platformnya jadi ini standar terbaik yang berhasil Anda miliki," kata Vincent dalam wawancara saat mencoba MRT Jakarta bersama puluhan duta besar dan perwakilan diplomatik dari negara-negara Eropa.

Dubes UE itu juga menambahkan bahwa dirinya dan para kolega dubes serta perwakilan negara-negara Eropa lainnya menjajal MRT Jakarta, dalam rangka mendukung proyek transportasi Indonesia yang luar biasa tersebut.

"Saya percaya bahwa sangat penting bagi kota besar seperti Jakarta untuk memiliki sistem moda transportasi massal modern seperti MRT Jakarta ini," katanya, seperti dikutip Antara.

Di sela-sela wawancara Dubes UE untuk Indonesia Vincent Guerend memuji MRT Jakarta. "Bagus," tuturnya dalam bahasa Indonesia sambil mengacungkan dua jempol.

Selain Vincent, turut pula Dubes Perancis, Dubes Belgia, Dubes Italia, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Belanda, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Bulgaria yang mencoba pertama kali MRT Jakarta.

Didampingi oleh Corporate Secretary PT Mass Rapid Transit Jakarta Muhammad Kamaluddin dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Mass Rapid Transit Jakarta Ghamal Peris, para dubes dan perwakilan diplomatik negara-negara Eropa menjajal MRT mulai dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia hingga Stasiun MRT Lebak Bulus pulang pergi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inisiator #2022GantiGabener kritik Anies soal bambu getah getih
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Inisator gerakan #2022GantiGabener, Haidar Alwi memberikan kritik kepada Gu...
Sekda Provinsi DKI Jakarta hadiri Lebaran Betawi 2019
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menghadiri Zikir,...
Anies paparkan hasil kunjungan ke luar negeri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan paparan mengenai kunjungan...
Anies sebut `Getah Getih` awalnya untuk enam bulan
Jumat, 19 Juli 2019 - 21:08 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi bambu `Getah Getih` yang ...
Hujan lokal diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Jakarta
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lo...
Instalasi bambu `Getih Getah` di Bundaran HI kenapa dibongkar ?
Kamis, 18 Juli 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Instalasi bambu `Getih Getah` yang dipasang di sekitar Bundaran Hotel Indon...
Jakarta ingin jalur baru lomba lari internasional
Kamis, 18 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta sedang mempertimbangkan pem...
BMKG prakirakan Jakarta cerah berawan sepanjang Kamis
Kamis, 18 Juli 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah ...
Akademisi angkat bicara soal `perseteruan`Kemenkumham-Pemkot Tangerang
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Adanya jarak dan komunikasi yang tersendat dianggap menjadi akar permasalahan an...
Soal pemberlakuan ganjil-genap 15 jam, ini tanggapan Polda Metro Jaya
Rabu, 17 Juli 2019 - 10:30 WIB
Elshinta.com - Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mendukung usulan ke Pem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once