Komisi HAM ASEAN kecam penangkapan Maria Ressa
Elshinta
Kamis, 14 Februari 2019 - 07:46 WIB |
Komisi HAM ASEAN kecam penangkapan Maria Ressa
Wakil Indonesia untuk Komisi HAM Antarpemerintah ASEAN (AICHR) Yuyun Wahyuningrum. Sumber foto: https://bit.ly/2IeDmDp

Elshinta.com - Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) mengecam penangkapan jurnalis dan Pemimpin Redaksi Rappler Maria Ressa di Filipina.

Kecaman itu disampaikan Wakil Indonesia di Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) Yuyun Wahyuningrum yang menyatakan ketidaksetujuan dan keprihatinan atas penangkapan Maria Ressa, pemimpin redaksi Rappler, situs berita yang kritis terhadap pemerintah Filipina.

"Tindakan tersebut bertentangan dengan Pasal 23 Deklarasi HAM ASEAN yang menjamin kebebasan bependapat dan berekspresi," ujar Yuyun Wahyuningrum di Jakarta, Rabu (13/2) malam, seperti dikutip dari Antara.

Pasal 23, lanjut Wahyuningrum berbunyi: Setiap orang mempunyai hak untuk menyatakan pendapat dan berekspresi, termasuk kebebasan untuk mempertahankan pendapat tanpa gangguan dan untuk mencari, menerima dan memberikan informasi, baik secara lisan, tulisan, atau melalui cara lain yang dipilih oleh orang tersebut.

"Filipina adalah salah satu yang menandatangani Deklarasi HAM ASEAN. Saat itu, Presiden Filipina Benigno S. Aquino III menandatangani deklarasi tersebut," kata dia.

Dengan demikian, lanjut Yuyun, penangkapan Maria Ressa melanggar komitmen yang disepakati sendiri oleh Filipina.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Maria Ressa, pemimpin redaksi Rappler, situs berita yang kritis terhadap pemerintah Filipina, ditangkap di kantor pusatnya di Manila, Rabu sore waktu setempat. Ressa ditangkap dengan tuduhan melakukan cyber-libel atau fitnah-siber terkait pemberitaan seorang pebisnis yang diduga memiliki koneksi dengan mantan hakim.

Tuduhan itu, menurut Ressa, sebenarnya adalah usaha pemerintah Rodrigo Duterte untuk membungkam media. Fitnah-siber menjadi yang terbaru dari serangkaian tuduhan beragam yang ditujukan kepada jurnalis senior Filipina itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
20 WNI sembuh dari COVID-19 di Singapura
Senin, 20 April 2020 - 20:10 WIB
Kedutaan Besar RI di Singapura mencatat, terdapat 20 warga negara Indonesia yang sembuh dari COVID-1...
Malaysia tutup sistem `autogate` di pintu masuk negara 
Kamis, 05 Maret 2020 - 11:15 WIB
Pemerintah Malaysia menutup sementara semua sistem autogate dan e-gate di semua pintu masuk seluruh ...
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB
Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seor...
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB
Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman ...
Menhan RI-Filipina tingkatkan kerjasama pertahanan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 13:56 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Filipina untuk bertemu Menteri Pertaha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV