Kemenag: Rekam biometrik jemaah haji sudah dimulai
Senin, 11 Maret 2019 - 19:44 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Kemenag: Rekam biometrik jemaah haji sudah dimulai. Foto: Redaksi Elshinta

Elshinta.com - Proses rekam biometrik sebagai prasyarat pembuatan visa jemaah haji sudah dimulai sejak Senin (11/3) di sejumlah kantor VFS Tasheel yang merupakan pihak yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan proses perekaman di seluruh Indonesia.

“Perekaman biometrik jemaah haji Maluku Tenggara Barat sudah mulai pagi tadi. Demikian juga dengan sekitar 85 jemaah haji di Ambon,” terang Kasubdit Dokumen Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Nasrullah Jassam dalam keterangan pers yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Senin (11/3).

Menurut Nasrullah, meski dibuka mulai hari ini, namun belum semua kantor layanan VFS Tasheel sudah melakukan perekaman. Saat ini, total ada 34 kantor layanan VFS di 34 titik, kecuali Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku di mana pihak Kemenag juga sedang menambah tujuh titik layanan lain, yakni di Solo, Semarang, Cirebon, Serang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Pekanbaru, dan Palembang.

“Proses perekaman berbasis manifest daftar jemaah haji yang diterbitkan oleh Kemenag. Manifest itu diserahkan ke pihak VFS Tasheel untuk dilakukan input data,” ujarnya.

“VFS Tasheel selanjutnya akan membuat jadwal perekaman. Jemaah lalu datang ke kantor VFS Tasheel sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” sambungnya.

Untuk memudahkan layanan jemaah, lanjut Nasrullah, Kemenag sudah menyampaikan usulan kepada VFS Tasheel untuk menambah titik layanan lagi di 120 lokasi yang tersebar di kabupaten/kota pada provinsi dengan jemaah banyak dan lokasinya jauh. 

VFS Tasheel juga akan membuka layanan bergerak atau mobile services. "Untuk wilayah seperti Papua, kemungkinan layanan bukan dalam bentuk kantor tapi dalam bentuk bio mobile," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.051 warga dari delapan kampung di distrik Balingga, kabupaten La...
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:27 WIB
Elshinta.com - Masyarakat DKI Jakarta antusias sambut kehadiran transportasi publik moda r...
Minggu, 24 Maret 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan ...
Minggu, 24 Maret 2019 - 09:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo tiba Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Istora Senayan pu...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Ratusan blanko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) ditemukan berseraka...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Lia K...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah minta doakan MTQ Yayasan H. ...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dijadwalkan meng...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:30 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karn...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Warga Nahdliyin memadati halaman gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Jala...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)