Dinkes Papua ajak masyarakat cegah penyebaran nyamuk DBD
Kamis, 14 Maret 2019 - 09:35 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com -Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mengajak sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar mencegah penyebaran nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) kebersihan lingkungan, baik lingkungan di dalam rumah maupun di luar rumah.

"Kasus DBD ini sangat berkaitan dengan kebersihan dan perilaku dari masyarakat. Jadi kami imbau sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, baik didalam rumah maupun di luar lingkungan rumah, terutama genangan-genangan air," kata Kepala Balai Penanggulangan dan Pengendalian AIDS, Tuberkolosis dan Malaria (ATM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua dr Beeri Wopari di Jayapura, Kamis (14/3).

Beeri mengatakan nyamuk penyebar penyakit DBD ini berkembang biak di genangan-genangan air bersih, dikutip Antara.

Berbeda dengan nyamuk penyebar penyakit malaria yang berkembang di genangan-genangan air kotor yang terkontaminasi dengan tanah, tetapi DBD ini pada air yang bersih.

Sebagai contoh vas bunga yang memakai air, bak di dalam rumah, tempat penampungan air yang sebenarnya bersih padahal itu berpotensi jadi sarang nyamuk demam berdarah. "Jadi kita harus menimbun, mengubur kaleng-kaleng bekas, dan juga menguras tempat-tempat penampungan air baik yang ada didalam rumah maupun diluar rumah," katanya.

Tak hanya, vas bunga yang memakai air, harus rajin diganti agar tidak menjadi sarang nyamuk DBD.

Dia menambahkan, bilamana ada masyarakat yang sakit panas hingga tiga hari sebaiknya harus memeriksakan diri karena bisa jadi demam berdarah atau penyakit lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Utara melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)