BPJS Kesehatan gandeng ICW cegah potensi fraud
Kamis, 14 Maret 2019 - 17:02 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Ist

Elshinta.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggandeng Indonesia Corruption Watch (ICW) guna memperkuat baris pengawasan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) KIS.

Direktur Kepatuhan Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi berharap dengan dimulainya kerja sama tersebut mampu mendukung pengoptimalan BPJS dalam melaksanakan amanah perundangan. "Kami harapkan upaya sinergi ini dapat diimplementasikan optimalkan program JKN-KIS," jelas Bayu dalam acara penandatanganan kerja sama dengan ICW di Gedung BPJS Kesehatan, Kamis (14/3) seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Ruang lingkup nota kesepahaman mencakup koordinasi terkait potensi fraud pada program JKN-KIS dan intensifikasi sosialisasi program JKN- KIS. Sosialisasi kepada masyarakat menjadi salag saty jalan yang dimungkinkan untuk meminimalisir potensi fraud.

Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo berpandangan bahwa potensi akan munculnya fraud dimungkinkan dari dana kapitasi oleh karena itu perlu adanya pengawasan. ICW sendiri sedang mempelajari segi mana yang menjadi kelemahan munculnya potensi fraud.

"Kita sedang pelajari apakah ini kelemahan mekanisme yang telah dibangun apakah kebijakan apakah sistem kontrol yang tidak banyak atau tidak ada atau karena perilaku pejabat di daerah yang memanfaatkan kekuasaannya untuk mengakali sistem yang sudah dibangun, ini belum kita kaji secara menyeluruh," jelas Adnan. Lebih lanjut ICW masih akan melihat lagi dan mengkaji design policy yang sudah ada saat ini.

Kembali ditekankan oleh Bayu bahwa kerja sama dengan ICW secara konkritnya agar mengimplementasikan UU Keterbukaan Publik, yang mana kemudian dana yang dikumpulkan oleh BPJS adalah dana amanat. Amanat tersebut harus akuntabel atau transparan dan efisien, efektif dalam penggunaannya. BPJS ingin kerja sama tersebut mencegah terjadinya fraud. "ICW mengadakan pengawasan pada faskes, kalau BPJS akan melakukan verifikasi terhadap potensi fraud tersebut," jelas Bayu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the L...
Jumat, 12 April 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Perbaikan gizi adalah salah satu upaya nyata untuk mengakhiri kemiskinan di Indo...
Kamis, 11 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Kudus Jawa Tengah meluncurkan layanan kegawatdaruratan dan ...
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyak...
Senin, 08 April 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi para peneliti Jepang menyatakan jika Anda sering buang air kec...
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit in...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com -Pasien kanker punya risiko merasakan sakit fisik lebih tinggi karena menanggung b...
Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:19 WIB
Elshinta.com -Sebanyak 150 anak Sekolah Dasar dibersihkan telinganya di Rumah Sakit Umum Daerah...
Rabu, 27 Maret 2019 - 17:18 WIB
Elshinta.com -Ahli dermatologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI) J...
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Utara melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)