Kampung Tempel rawan narkoba, Polres Sergai tembak seorang pengedar
Jumat, 15 Maret 2019 - 20:16 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Diurnawan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar konferensi pers tangkapan Sat Narkoba Polres Sergai dari tanggal 1 Maret hingga 14 Maret 2019.

Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu kepada Kontributor Elshinta, Diurnawan, Jumat (15/3) mengatakan, sebanyak 10 LP dan 11 tersangka yang ditangani adalah 9 LP tangkapan Sat Narkoba dan 1 LP tangkapan Polsek Firdaus, dimana status tersangka 1 orang penanam ganja, 6 orang pengedar, dan 4 orang pemakai.

Barang bukti yang disita satu batang ganja tinggi 128 cm berat 50,75 gram, sabu 33,3 gram, dan satu pucuk senjata softgun. Adapun identitas tersangka Hendra alias Gosong (36) adalah penanam ganja, Krisantono alias Kibe (35), Tio Paulus Lbn Siantar alias Kuwait (51), M Hendra (21), Randu (24), Zainal Abidin alias Aseng (28), dan Muhammad Joni (43), keenam tersangka ini adalah status pengedar

Muhammad Joni ditangkap tanggal 13 Maret 2019 di Kampung Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, dimana saat penangkapan tersangka ini mengakibatkan dua personel Sat Narkoba cidera, sehingga tersangka diberikan tindakan tegas terukur dimana paha sebelah kiri tersangka ditembak petugas.

Adapun empat orang pemakai yaitu Doni Harianto alias Anto Botak (39), Rama Dani (19), Deni Purba (38), dan Toni Gustiawan (26). Kampung Tempel menjadi prioritas Polres Sergai untuk menekan peredaran narkoba sehingga diharapkan ke depan Kampung Tempel tidak lagi menjadi basis peredaran narkoba yang cukup meresahkan warga sekitarnya. Diharapkan semua warga masyarakat di Kampung Tempel untuk mendukung pemberantasan narkoba disana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S. Djambak mengunjungi Pos TNI AL Pusong, Kota ...
Sabtu, 13 April 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), AS (sebelumnya di...
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan...
Kamis, 11 April 2019 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Tiga dari 12 siswi SMA yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap Aud ...
Kamis, 11 April 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Tujuh dari 12 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terkait kasus perkel...
Kamis, 11 April 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Para terduga penganiayaan terhadap pelajar SMP berinisial Aud, menyampaikan...
Rabu, 10 April 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com - Sekitar 20 korban investasi bodong dengan modus koperasi di salah satu peru...
Rabu, 10 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Anggota Polsek Makasar, Jakarta Timur, membuat sketsa wajah jasad wanita di...
Rabu, 10 April 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Tagar #JusticeForAudrey ramai di perbincangan oleh warganet. Tagar tersebut ditu...
Rabu, 10 April 2019 - 11:42 WIB
Elshinta.com - Kasus pengeroyokan yang menimpa siswi SMP, atas nama Audrey (14) yang dilak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)