Gunung Agung kembali erupsi
Jumat, 15 Maret 2019 - 20:58 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2TAI7wi

Elshinta.com - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak pada Jumat (15/3) pukul 18.27 Wita.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang, condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi sekitar 1 menit 23 detik," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin, di Denpasar, Jumat malam.

Meskipun telah terjadi erupsi, Rentin menyatakan, Bali tetap aman dan tidak ada dampak merusak. Untuk status gunung setinggi 4.142 meter di atas permukaan laut itu tetap Siaga (level 3), dengan daerah bahaya dalam radius empat kilometer. "Masyarakat kami imbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas," ujar Rentin.

Dia mengemukakan,  di daerahdDesa Tongtongan, Ban, Kubu, sebagai dampak erupsi telah terjadi hujan debu tipis dengan intensitas ringan. Demikian di Desa Sukadana, Karangsari juga terpapar abu. Hujan abu juga dilaporkan terjadi di Tianyar Barat dan Tianyar Timur, Karangasem. "Terkait ketersediaan masker sejauh ini masih sangat cukup, demikian juga logistik sangat cukup dan siap digerakkan jika dibutuhkan," ujarnya.

Mengenai aktivitas umat Hindu yang bersembahyang di Pura Agung Besakih, menurut Rentin, tetap berjalan normal. "Petugas gabungan (Basarnas, PMI, BPBD dan relawan) tetap mengatensi aktivitas umat yang melakukan persembahyangan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bali I Komang Kusumaedi mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung agar malam ini dapat mengurangi aktivitas di luar rumah bila tidak terlalu mendesak. "Agar menggunakan masker, pelindung kepala maupun kacamata jika mesti keluar rumah," katanya, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 08:54 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi dua kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 6...
Jumat, 22 Maret 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencan...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Papua dan Papua Barat menjamin ketersed...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:37 WIB
Elshinta.com - Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw menyebutkan total bantuan dalam bentuk da...
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan layanan kesehatan bagi korban banj...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:51 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengakui adanya posko penerima bant...
Jumat, 22 Maret 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Jalur Piket Nol yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa T...
Jumat, 22 Maret 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Evakuasi korban bencana alam di Sentani, Jayapura, Papua, hingga kini masih...
Jumat, 22 Maret 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - Direktorat Polair Polda Papua mengerahkan kapal patroli KP.Tanjung Kamdara ...
Jumat, 22 Maret 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan untuk mew...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)