30 desa di Nias masih masuk kategori terisolir
Sabtu, 16 Maret 2019 - 11:28 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2u7nzwt

Elshinta.com - Sebanyak 30 desa di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, sampai saat ini dinilai masih msuk dalam kategori desa terisolir karena belum bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.

"Ada 30 desa yang masih terisolir yang hingga saat ini masih belum bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat," kata Bupati Nias Sokhiatulo Laoli di Nias, Sabtu (16/3), terkait digelarnya musyawarah rencana pembangunan penyusunan rancangan rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Nias tahun 2020.

Mengingat masih adanya desa yang masuk kategori terisolir, Pemkab Nias dalam salah satu target RKPD tahun 2020 adalah melakukan peningkatan infrastruktur di daerah itu. "Kita harus mengakui jika Musrenbang penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Nias tahun 2020 merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses penyusunan rancangan RKPD," ujarnya.

Musrenbang akan memberikan kesempatan kepada para pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Nias untuk memberikan masukan dan usulan kegiatan yang dinilai mampu mengatasi permasalahan pembangunan di Kabupaten Nias.

Maka dengan adanya masukan dan usulan dari para pemangku kepentingan, dia yakin rancangan RKPD Kabupaten Nias tahun 2020 semakin berkualitas. "Beberapa masukan dan kesepakatan yang telah disampikan dalam forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah masing masing bidang pembangunan telah dilakukan penyesuaian sebelumnya," terangnya, dikutip Antara.

Tidak lupa Bupati Nias memberitahu, selain bidang infrastruktur, bidang lain yang menjadi perhatian Pemkab Nias ke depan bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan penanggulangan kemiskinan serta bidang pemerintah dan aparatur.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Komisi informasi diminta penuhi kebutuhan masyarakat terkait informasi publ...
Kamis, 18 April 2019 - 16:58 WIB
Elshinta.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, menegas...
Kamis, 18 April 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Jokowi membuka rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta p...
Kamis, 18 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap tidak melaut karena gelombang tinggi di...
Kamis, 18 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Pascalibur serentak dalam rangka Pemilu Serentak 2019, Kamis (18/4) hari in...
Kamis, 18 April 2019 - 11:33 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga yang b...
Kamis, 18 April 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (...
Kamis, 18 April 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melakukan peningkat...
Rabu, 17 April 2019 - 22:15 WIB
Elshinta.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha menyambut baik sika...
Rabu, 17 April 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Bravo 5, memi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)