Pagar Nusa kecam penyerangan Masjid Al-Noor Selandia Baru
Sabtu, 16 Maret 2019 - 13:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen mengecam dan mengutuk insiden penembakan brutal terhadap jamaah salat Jumat di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).
 
Menurut Gus Nabil, sapaan akrabnya, tidak ada satu agama dan ajaran apapun di dunia ini yang mengajarkan umatnya menyakiti, menindas, apalagi membabibuta menembaki seseorang yang sedang menjalankan ritus agamanya.
 
“Tindakan-tindakan yang menggunakan kekerasan, terorisme, menebarkan ketakutan bukanlah ajaran agama. Ini adalah tindakan biadab yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” tegas Gus Nabil dalam rilis yang diterima Redaksi elshinta.com, Sabtu (15/3).
 
Caleg DPR RI Dapil V Jawa Tengah ini juga menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Ia berharap pelaku diganjar hukuman yang setimpal dengan apa yang telah ia lakukan kepada orang-orang yang tidak bersalah.
 
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban. Semoga masalah ini segera ditangani oleh penegak hukum Selandia Baru dengan sebaik-baiknya. Semoga seluruh korban selalu dalam rahmat Allah SWT. dan saudara-saudara kita di sana diberikan kekuatan, keselamatan dan keberanian menghadapi segala bentuk teror oleh orang-orang biadab,” ujar Gus Nabil.
 
Gus Nabil juga mengimbau masyarakat menghentikan menyebarkan video penembakan tersebut yang berantai tersebar melalui berbagai kanal. “Stop video penembakan itu di hanphone kita masing-masing. Kita hormati keluarga korban dan tidak ikut menyebarkan teror visual melalui pesan-pesan Whats App dan media sosial lainnya,” terangnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 18 April 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Komisi informasi diminta penuhi kebutuhan masyarakat terkait informasi publ...
Kamis, 18 April 2019 - 16:58 WIB
Elshinta.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, menegas...
Kamis, 18 April 2019 - 16:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Jokowi membuka rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta p...
Kamis, 18 April 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap tidak melaut karena gelombang tinggi di...
Kamis, 18 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Pascalibur serentak dalam rangka Pemilu Serentak 2019, Kamis (18/4) hari in...
Kamis, 18 April 2019 - 11:33 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga yang b...
Kamis, 18 April 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (...
Kamis, 18 April 2019 - 08:56 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melakukan peningkat...
Rabu, 17 April 2019 - 22:15 WIB
Elshinta.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha menyambut baik sika...
Rabu, 17 April 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Tim pemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Bravo 5, memi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)