Pemilih gamang berkurang, PDIP dan Gerindra diprediksi juara
Elshinta
Kamis, 21 Maret 2019 - 18:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemilih gamang berkurang, PDIP dan Gerindra diprediksi juara
Pemilu Serentak 2019. Foto: Ilustrasi/Elshinta.

Elshinta.com - Pemilu pada 17 April 2019 mendatang akan berlangsung serentak antara pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres). Dengan mengerucutnya figur Jokowi dan Prabowo, diprediksi bahwa dua partai politik (parpol) utama pengusung calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) akan menuai `coattail effect`.

Temuan hasil survei New Indonesia Research & Consulting (NIRC) menunjukkan PDIP dan Gerindra naik signifikan dibandingkan Pileg 2014 yang belum berjalan secara serentak. PDIP meraih elektabilitas 26,2 persen, naik dari sebelumnya kurang dari 20 persen. Gerindra dengan elektabilitas 14,1 persen kini menempati posisi runner up.

“Sementara itu yang belum menentukan pilihan makin mendekati satu digit, hanya tinggal 10,3 persen,” ungkap Manajer Riset New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers yang diterima redaksi elshinta.com di Jakarta, Kamis (21/3). Artinya bahwa pemilih yang masih gamang jumlahnya makin terus berkurang.

Parpol besar seperti Golkar dan Demokrat terancam turun suaranya. Golkar yang biasanya menempati juara pertama atau kedua rawan tergeser ke posisi ketiga. Elektabilitas Golkar saat ini tersisa tinggal 9,8 persen. Sedangkan Demokrat dengan elektabilitas 6,4 persen harus bersaing dengan PKB yang meraih 7,2 persen.

“Pada posisi papan tengah, sejumlah parpol diprediksi lolos maupun masih harus berjuang menembus ambang batas,” jelas Andreas. Hanura menjadi parpol yang paling terancam tidak dapat mengirim wakil ke Senayan, sedangkan PBB dan PKPI dapat dipastikan kembali mengulangi kegagalan serupa pada Pileg 2014.

Di antara parpol baru, elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencapai 3,9 persen, sedangkan Perindo menyusul sebesar 1,9 persen. “Dua parpol baru lainnya yaitu Berkarya dan Garuda berada pada posisi papan bawah dengan elektabilitas nol koma,” tutur Andreas.

Dalam waktu kurang sebulan lagi, jumlah `undecided voters` akan terus berkurang. Artinya potensi kenaikan elektabilitas masih mungkin terjadi. “Para pemilih gamang akan makin memantapkan pilihan, khususnya pada musim kampanye terbuka dan penayangan iklan di media massa,” pungkas Andreas.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 1-10 Maret 2019, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketum Golkar telah bahas kursi ketua MPR dengan partai koalisi
Rabu, 17 Juli 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, telah membahas kur...
Golkar ingin tambah posisi menteri
Rabu, 17 Juli 2019 - 12:26 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, Golkar ingin menam...
Kekuatan PKB ada di tangan kader muda berjiwa nasionalis
Selasa, 16 Juli 2019 - 23:14 WIB
Elshinta.com - Target PKB menjadi partai pemenang pemilu 2024 yang akan datang sangat mungkin t...
Ini harapan Jusuf Kalla untuk kabinet selanjutnya
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla berharap menteri-menteri yang akan dip...
Pasca pertemuan Bamsoet-Jokowi, BPPG akan <i>all out</i> dukung Bamsoet
Selasa, 16 Juli 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo yang akrab di sebut Bamsoet kemarin memenuhi undan...
Elit politik diharap rangkul masyarakat usai pertemuan Jokowi-Prabowo
Selasa, 16 Juli 2019 - 06:42 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggra...
Wapres apresiasi kebesaran hati Jokowi dan Prabowo untuk bertemu
Senin, 15 Juli 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengapresiasi kebesaran hati Presiden ...
Ketum Golkar sebut kursi pimpinan parlemen tergantung perolehan suara parpol
Senin, 15 Juli 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan kursi pimpinan di p...
Akan ada pertemuan lanjutan Jokowi-Prabowo? 
Senin, 15 Juli 2019 - 11:53 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Arsul Sani...
Sejumlah nama sudah disodorkan ke Jokowi untuk jadi menteri
Senin, 15 Juli 2019 - 09:13 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Arsul Sani...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once