Survei New Indonesia sebut elektabilitas Jokowi-Ma`ruf capai 55,8 persen
Elshinta
Kamis, 21 Maret 2019 - 20:33 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Survei New Indonesia sebut elektabilitas Jokowi-Ma`ruf capai 55,8 persen
Pilpres 2019. Foto: Ilustrasi/Elshinta.

Elshinta.com - Pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 mendatang dapat dikatakan sebagai tanding ulang atau `rematch` dari Pilpres 2014. Calon presiden (capres) Jokowi yang kini menjadi petahana kembali berlaga melawan Prabowo, hanya saja berbeda komposisi calon wakil presiden (cawapres)-nya.

Perolehan suara Jokowi yang pada 2014 berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) selisihnya tipis terhadap Prabowo-Hatta, yakni kurang dari 10 persen. Pada Pilpres kali ini diprediksi pasangan calon (paslon) Jokowi-Ma’ruf Amin akan unggul jauh meninggalkan Prabowo-Sandiaga, dengan selisih elektabilitas lebih dari 20 persen.

Temuan hasil survei New Indonesia Research & Consulting (NIRC) menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 55,8 persen, sedangkan Prabowo-Sandi hanya sebesar 34,3 persen. Dibanding hasil Pilpres 2014, Jokowi mengalami peningkatan, sedangkan suara Prabowo dapat dipastikan merosot.

“Yang belum menentukan pilihan tinggal satu digit, yaitu 9,8 persen,” demikian ungkap Manajer Riset New Indonesia Research & Consulting (NIRC) Andreas Nuryono dalam siaran pers yang diterima redaksi elshinta.com, di Jakarta Kamis (21/3). Bisa diperkirakan hasil Pilpres yang akan berlangsung kurang dari sebulan mendatang tidak akan jauh berbeda.

Menurut Andreas, jumlah undecided voters yang makin menipis menunjukkan kemantapan pilihan masyarakat. Putaran debat capres-cawapres yang sudah berjalan tiga kali sejak Januari lalu berhasil mengurangi potensi golput. Seperti diketahui, ancaman golput masih membayangi Pemilu 2019 mendatang.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 1-10 Maret 2019, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden harus tempatkan orang profesional sebagai menteri
Minggu, 20 Oktober 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Pengamat ekonomi dari Sumatera Utara Wahyu Ario Pratomo berharap Presiden J...
Usai pelantikan, 5 negara kirim utusan khusus temui Jokowi
Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:41 WIB
Elshinta.com - Lima negara sahabat mengirimkan utusan khusus untuk menemui Presiden RI Jok...
Ketua MPR: Perlu antisipasi masa depan bangsa
Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:29 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan pemerintah perlu mengantisipasi ma...
Syaikh Abdullah diharapkan mencerahkan Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:50 WIB
Elshinta.com - Majelis Hikmah Alawiyah sangat terhormat mendapatkan kunjungan dari salah s...
Pelantikan Presiden lancar, Jokowi apresiasi TNI dan Polri
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:27 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa terima kasih kepada para personel TN...
Bamsoet: Masyarakat rasakan manfaat dana desa
Minggu, 20 Oktober 2019 - 18:40 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan selama lima tahun terakhir anggara...
TNI ajari makna Pancasila kepada siswa SDN Cisaat
Minggu, 20 Oktober 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Warga menilai bahwa kebersamaannya dengan TNI pada TMMD 106 adalah pekerjaan berat sa...
Jokowi ingin RI tidak terjebak rutinitas-monoton
Minggu, 20 Oktober 2019 - 17:49 WIB
Elshinta.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia harus te...
Hutan terbakar, pendakian Gunung Rinjani ditutup
Minggu, 20 Oktober 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menutup jalur pendakian Gunung ...
Presiden bakal pangkas jumlah eselon jadi dua level
Minggu, 20 Oktober 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa penyederhanaan birokrasi har...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV