M. Nasir mencabut Permenristekdikti no. 12 th 2016
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:20 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Menristek Dikti Muhamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2OqsNwB

Elshinta.com - Terkait pencabutan Permenristekdikti no. 12 tahun 2016 tentang uji kompetensi nasional tenaga kesehatan, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir memberikan penjelasan langkah yang akan pihaknya ambil untuk ke depannya.

Menristek Dikti saat ditemui reporter, Elshinta Parama Yudha di Kantor Kemenristek Dikti, Jakarta menyebutkan dirinya mendapat masukan dari perguruan tinggi yang ada khususnya yang fokus di bidang kesehatan terdapat hambatan untuk menjalani UU no. 36 tahun 2016, yang mana setelah diturunkan menjadi peraturan menteri, diharuskan adanya uji kompetensi bagi mereka yang mengikuti pendidikan vokasi ataupun kesehatan diselenggarakan secara nasional.

"Saya tetapkan uji kompetensi tetap dilaksakan, tapi tidak dilakukan secara nasional, dilaksanakan pada masing-masing perguruan tinggi bersama lembaga sertifikasi profesi," kata Menristek Dikti kepada Elshinta Selasa (26/3).

Nasir juga menjelaskan dalam hal ini ada hambatan dalam penyelenggaraannya, yaitu masalah penyebaran uji kompetensi secara nasional, panitia yang ada dinilai sulit untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

"Karena sebaran ini membuat panitia kesulitan menjangkau semuanya, dan diversifikasi kualitas lulusannya itu belum imbang," urainya.

Untuk menanggulangi masalah tersebut Menristek Dikti uji kompetensi bagi vokasi dan tenaga kesehatan tetap dilakukan, tetapi dilakukan oleh lembaga-lembaga sertifikasi yang ada, dan tidak secara nasional.

"Tidak dilaksanakan secara nasional, tapi dilakukan dengan standar nasional," tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Upaya orang tua untuk mensekolahkan anaknya pasca terdepak dalam proses Penerima...
Kamis, 23 Mei 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Empat program pendidikan (Prodi) Universitas Negeri Malang ikuti sertifikas...
Rabu, 22 Mei 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun tig...
Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggandeng Atase Kedutaan Besar P...
Senin, 20 Mei 2019 - 22:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan P...
Minggu, 19 Mei 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan mengatakan, pen...
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selalu men...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem...
Jumat, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industr...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 378 murid dari sekolah SD YPK Onomi Flavouw Sentani, Jayapura, Pap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung