Awan panas Merapi meluncur sejauh 1.250 meter
Elshinta
Kamis, 28 Maret 2019 - 11:01 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Awan panas Merapi meluncur sejauh 1.250 meter
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2V0IXiw

Elshinta.com - Gunung Merapi pada Kamis pagi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sampai 1.250 meter ke arah hulu Kali Gendol menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Melalui akun Twitter resminya BPPTKG menyampaikan bahwa Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran ke arah Kali Gendol pada pukul 06.34 WIB selama 124.56 detik, Kamis (28/3).

Dalam pengamatan Merapi selama pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, BPPTKG juga merekam empat kali gempa guguran dengan amplitudo 2-8 mm selama 20.6-50.9 detik, satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo14 mm selama 12.9 detik.

Pada periode itu, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi. Sementara cuaca di gunung cerah berawan, dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat, suhu udara 15-21,8 derajat Celsius, kelembaban udara 72-91 persen, dan tekanan udara 569.2-709.9 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana. BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauh jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nelayan di Gunung Kidul diimbau tidak melaut karena gelombang tinggi
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:19 WIB
Tim pencarian dan penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Dae...
Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:45 WIB
Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan surat keputusan penetapan status keadaan tanggap darurat...
30.894 warga Samarinda terdampak banjir
Senin, 25 Mei 2020 - 15:25 WIB
Sebanyak 30.894 jiwa (warga) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Lebaran kedua ini masih terdam...
Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Senin, 25 Mei 2020 - 12:50 WIB
Para korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, ak...
Gempa tektonik magnitudo 5,5 melanda Maluku Barat Daya
Sabtu, 23 Mei 2020 - 11:10 WIB
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,5  melanda kawasan Maluku Barat Daya, Maluku, Sabtu (23/5) p...
Pengungsi Balekambang pulang ke rumah setelah banjir surut
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:29 WIB
Ratusan pengungsi di Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai kembali ke rumah merek...
128 warga Balekambang mengungsi dengan protokol PSBB akibat banjir
Selasa, 19 Mei 2020 - 08:26 WIB
Sebanyak 128 jiwa warga Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mengungsi denga...
Selasa pagi, banjir rendam 17 RW di Jaktim dan sebagian Jaksel
Selasa, 19 Mei 2020 - 06:53 WIB
Sebanyak 17 wilayah rukun warga (RW) di Jakarta Timur dan sebagian Jakarta Selatan terendam banjir a...
Banjir bandang terjang Kabupaten Aceh Tengah
Kamis, 14 Mei 2020 - 06:23 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan, telah terjadi bencana alam banjir bandang di De...
Jembatan ruas penghubung Banten-Jawa Barat kembali terputus
Rabu, 13 Mei 2020 - 16:13 WIB
Jembatan ruas jalan penghubung Provinsi Banten dan Jawa Barat yang melintasi kawasan hutan konservas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV