Bea Cukai Jabar gagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster
Kamis, 28 Maret 2019 - 17:14 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Bea Cukai Jabar gagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster. Foto: M Rijaldi/Elshinta

Elshinta.com - Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jawa Barat berhasil menggagalkan penyelundupan ekspor benih lobster melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung pada 22 Maret 2019 lalu berkat kerja sama dari beberapa instansi.

"Pada tanggal 22 Maret 2019 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat bekerja sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bandung, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung, Pangkalan TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara, PT Gapura Angkasa, dan PT Angkasa Pura ll Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung," kata Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, Saifullah Nasution di Bandung, Kamis (28/3).

Saifullah menjelasakan, puluhan ribu benih lobster yang diamankan ini dibawa oleh seorang laki laki berinisial AR (26) dari 33 kantong plastik yang di bawanya menaiki pesawat Garuda Indonesia tujuan Singapura.

"Berdasarkan hasil analisa intelijen dan pengamatan petugas terhadap gerak-gerik pelaku, dilakukan pemeriksaan terhadap dua tas kabin yang dibawa oleh pelaku. Hasil pemeriksaan ditemukan sebanyak 33 kantong plastik yang berisi total 54.947 ekor benih lobster," ujar Saifullah seperti dilaporkan Kontributor Elshinta M Rijaldi.

Diketahui, Benih lobster ini merupakan jenis produk perikanan yang diatur penangkapan dan atau pengeluarannya dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan, Pengeluaran Lobster, Kepiting serta Rajungan.

Pelaku diancam melanggar ketentuan Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mende...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara (Malut) menemukan ad...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 06:56 WIB
Elshinta.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Rakyat (PAN) Amien Rais yang diperiksa...
Jumat, 24 Mei 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus suap seleksi jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziy alia...
Jumat, 24 Mei 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tah...
Jumat, 24 Mei 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan agar aparat Kepolisian segera menindak teg...
Jumat, 24 Mei 2019 - 10:47 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, ...
Kamis, 23 Mei 2019 - 20:08 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan temuan yang menonjol terkait...
Kamis, 23 Mei 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa lagi Menteri Agam...
Kamis, 23 Mei 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tersangka Romahurmuziy alias Rom...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung