Rupiah melemah seiring kembalinya kekhawatiran resesi AS
Elshinta
Kamis, 28 Maret 2019 - 19:06 WIB |
Rupiah melemah seiring kembalinya kekhawatiran resesi AS
Rupiah dan Dolar. Foto: Redaksi/Elshinta.

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah seiring kembalinya kekhawatiran pasar akan terjadinya resesi ekonomi di Amerika Serikat.

Rupiah melemah 35 poin atau 0,25 persen menjadi Rp14.243 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (28/3), mengatakan, pelemahan rupiah dipicu investor yang masih fokus mengikuti lelang obligasi AS.

"Seperti sudah disinggung sebelumnya, investor sedang fokus untuk mengikuti lelang obligasi. Arus modal sedang terkonsentrasi di pasar surat utang pemerintah, sehingga bursa saham hanya kebagian remah-remah," ujar Ibrahim.

Ibrahim menuturkan, tingginya aliran modal ke pasar obligasi membuat imbal hasil (yield) bergerak turun di hampir seluruh tenor. Hal tersebut mengkhawatirkan karena yield tenor tiga bulan dan 10 tahun sama-sama turun, jarak keduanya semakin jauh. Masih terjadi inversi, di mana yield untuk tiga bulan lebih tinggi ketimbang 10 tahun.

"Dalam 50 tahun terakhir, setiap resesi di Negeri Adidaya diawali dengan inversi yield di dua seri tersebut. Oleh karena itu, kekhawatiran soal ancaman resesi yang sempat redup kini berkobar kembali," kata Ibrahim mengutip Antara.

Kemudian, pasar juga bereaksi negatif terhadap rilis data transaksi berjalan (current account) AS. Sepanjang 2018, AS membukukan defisit transaksi berjalan sebesar 4,88 miliar dolar AS atau 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), defisit terdalam sejak 2008.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KCN optimis pemerintah bantu selesaikan kisruh Marunda
Rabu, 21 Agustus 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah diminta untuk menuntaskan kisruh proyek pembangunan Pelabuhan Marunda, Ja...
Menko Maritim: Perusahaan Indonesia di Afrika harus memberi nilai tambah
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendorong BUMN dan p...
IHSG Rabu ditutup melemah 42,77 poin 
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (21/8) ditut...
Rencana perombakan direksi BUMN dikhawatirkan pengaruhi perekonomian
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:09 WIB
Elshinta.com - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistir...
Ini langkah Indonesia agar tak perlu `mengemis` negara lain
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai peningkatan konsumsi biodiesel dal...
IHSG menguat seiring hubungan AS-China membaik
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:12 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/8) di...
Rupiah pagi ini melemah jadi Rp14.265
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/8) pagi ...
Sektor pariwisata sumbang 19,29 miliar dolar AS untuk devisa negara
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Devisa dari sektor pariwisata pada tutup buku 2018 meningkat mencapai angka 19,29 mil...
Bank Indonesia luncurkan QRIS
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:16 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia mengimplementasikan Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 yang sudah ...
Menko Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)