KPK: 84 kardus kasus Bowo Sidik tidak terkait Pemilu Presiden
Elshinta
Jumat, 29 Maret 2019 - 09:10 WIB |
KPK: 84 kardus kasus Bowo Sidik tidak terkait Pemilu Presiden
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan tim KPK menunjukkan barang bukti OTT Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Kamis (28/3). Sumber foto: https://bit.ly/2CDkDfF

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan bahwa 84 kardus yang berisikan amplop-amplop berisi uang tidak ada kaitannya dengan logistik untuk pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma`ruf Amin, dalam Pemilu Presiden 2019.

"Kardus yang tadi apakah benar untuk logistik nomor satu Pilpres? Dari awal sampai akhir kami konferensi tidak ada berbicara tentang itu," jelas Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, saat jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3).

Dalam jumpa pers itu, KPK menjelaskan, ke-84 kardus yang berisikan sekitar 400.000 amplop berisi uang itu diduga dipersiapkan oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso, untuk "serangan fajar" pada Pemilu 2019. 

Uang itu diduga terkait pencalonan Bowo sebagai anggota DPR di Daerah Pemilihan Jawa Tengah II.

"Untuk sementara dari hasil tim kami, beliau mengatakan bahwa saya ini memang dalam rangka kepentingan logistik pencalonan dia sendiri sebagai anggota DPR, dia akan maju kembali. Jadi, tidak ada keterlibatan tim sukses yang lainnya," ucap Panjaitan, dikutip Antara.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan Bowo bersama dua orang lainnya sebagai tersangka dugaan suap terkait dengan kerja sama pengangkutan pelayaran.

Diduga sebagai penerima Bowo dan Indung dari unsur swasta. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Manajer Pemasaran PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti.

KPK menjelaskan konstruksi perkara yang menjerat empat tersangka tersebut.

Sebelumnya, perjanjian kerja sama penyewaan kapal antara PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) sudah dihentikan.

"Terdapat upaya agar kapal kapal PT HTK dapat digunakan kembali untuk kepentingan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia. Untuk merealisasikan hal tersebut, pihak PT HTK meminta bantuan BSP, anggota DPR Rl," ucap Panjaitan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK geledah rumah pengusaha bauksit di Tanjungpinang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:12 WIB
Elshinta.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Hendy HDS, salah seorang p...
KPK akan kirim tim ke pabrikan pesawat terkait suap PT Garuda Indonesia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan KPK akan...
KPK kecewa pada Jaksa Kejari Yogyakarta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:46 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan, KPK k...
KPK periksa tiga anggota DPR terkait kasus korupsi KTP-el
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:40 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK periksa mantan Gubernur Jatim Soekarwo
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tim peny...
Oknum kepala desa di Cirebon korupsi dana desa hingga ratusan juta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon mengamankan Kepala Desa Sarajaya, AL karena diduga melaku...
Lasito minta mantan Ketua PN Semarang jadi tersangka
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Terdakwa penerima suap Bupati Jepara, Lasito meminta penyidik Komisi Pemberantasan ...
KPK turut tangkap seorang kontraktor asal Solo
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang kontraktor asal Kota Solo, Jaw...
Kejati DIY: OTT Jaksa murni perbuatan pribadi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) menyebut Operasi Tangkap T...
Polisi selidiki oknum rasisme terhadap mahasiswa Papua
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur terus berupaya menyelidiki oknum yang diduga melakukan tindakan ra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)