Nenek berusia 61 tahun melakukan penipuan penggandaan uang di Makassar
Elshinta
Jumat, 29 Maret 2019 - 17:43 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Nenek berusia 61 tahun melakukan penipuan penggandaan uang di Makassar
Kabid Humas Polda Sulsel. Kombes Pol. Dicky. Sumber foto: https://bit.ly/2OyBwww

Elshinta.com - Seorang nenek berusia 61 tahun diamankan oleh Polisi, di Makassar, Sulawesi Selatan, karena diduga melakukan penipuan dengan modus menggandakan uang.

Menurut kontibutor Elshinta, Baba Dupa bahwa nenek tersebut bernama Tampang (61) diamankan oleh aparat kepolisian dari Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan.

Tampang diketahui beralamat di Kalimantan Timur, mengaku bisa menggandakan uang, dan sampai hari ini, Jum'at (31/3) telah ada dua orang yang diduga menjadi korban penipuan dari Tampang.

Menurut keterangan, korban diminta menyerahkan uang ratusan juta rupiah dan dijanjikan akan digandakan hingga lima miliyar rupiah. Penipuan ini telah terjadi sejak 2017 lalu, namun hingga dua tahun uang yang dijanjikan oleh pelaku tidak kunjung diserahkan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky Sondani menjelaskan bahwa keterangan dari tersangka, dirinya tidak hanya menjalankan aksinya sendirian, namun ada orang lain.

"Menurut keterangan dari tersangka, dia dapat berkomunikasi dengan orang lain, yang mana orang tersebut yang bisa menggandakan uang," ujar Dicky.

Karena merasa tertarik, para korban menyerahkan uang sejumlah ratusan juta rupiah.

"Korban tertarik, dan menyetorkan sejumlah uang, untuk digandakan," katanya.

Tersangka akan disangkakan terkait pasal tentang penipuan, yang diancam di atas 5 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspada, begal berkedok pocong ada di Karawang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 08:34 WIB
Elshinta.com - Polisi mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas Jalan Layapan, Tempuran, Ka...
TNI dan Polri buka blokade jalan di Kota Sorong
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Pasca-aksi unjuk rasa menolak rasisme pada 19-20 Agustus 2019, ratusan anggota gabun...
Babak baru kasus pembunuhan di Serang, Polisi kejar dua orang terduga pelaku
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:46 WIB
Elshinta.com - Polisi tengah memburu dua pria bertopeng yang diduga membunuh Rustiadi (33) dan anakn...
TNI AL bantu selamatkan korban pertikaian KM Mina Sejati
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Zaenal menyatakan personel TNI...
TNI AL lakukan pendekatan dengan KM Mina Sejati yang diduga dibajak
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Panglima Komando Armada (Koarmada) III TNI Angkatan Laut Laksamana Muda TNI I N.G. ...
KRI Teluk Lada kejar kapal nelayan yang dibajak
Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Polres Kepulauan telah berkoordinasi dengan TNI AL terkait dugaan pembajakan atau pe...
KM Mina Sejati dibajak di Perairan Laut Dobo
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Basarnas Ambon Muslimin mengaku telah menerima laporan aksi pembajaka...
Polisi geledah rumah dan sita barang bukti milik terduga teroris
Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:10 WIB
Elshinta.com - Pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang ...
Ini kondisi empat anggota polisi korban pembakaran saat amankan demo di Cianjur
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ada empat anggota p...
Polisi pindahkan saksi kunci pembunuhan satu keluarga ke rumah sakit di Kota Serang
Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - Polresta Serang bersama dengan Polda Banten memindahkan saksi kunci dari Rumah Sakit ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)