Jadi tersangka korupsi, APK caleg DPR RI Bowo Sidik Pangarso masih dibiarkan
Elshinta
Sabtu, 30 Maret 2019 - 09:29 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Jadi tersangka korupsi, APK caleg DPR RI Bowo Sidik Pangarso masih dibiarkan
Baliho Bowo Sidik Pangarso juga masih terlihat di sejumlah lokasi di Kudus. Sumber Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com -Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus masih membiarkan alat peraga kampanye (APK) milik caleg DPR RI dari Partai Golkar dapil Kudus, Demak, Jepara, Bowo Sidik Pangarso yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi OTT yang dilakukan oleh KPK. Hal ini karena belum adanya keputusan inkrah dalam kasus tersebut, sehingga Bawaslu belum bisa merekomendasikan ke pihak KPU untuk melakukan pencoretan. Baliho Bowo Sidik Pangarso juga masih terlihat di sejumlah lokasi di Kudus.

Divisi pengawasan dan hubungan antar lembaga Bawaslu kabupaten Kudus, Rif'an mengatakan pihaknya tidak akan menertibkan APK milik Bowo Sidik Pangarso yang berada di wilayah Kudus, karena masih resmi menjadi caleg. Meski yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK "Belum ada keputusan inkrah jadi kami belum bisa menertibkan," ujarnya di Kantor Bawaslu, Jumat (29/3), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Ia menjelaskan dalam kasus yang dialami oleh Bowo Sidik, jika penetapan inkrah sebelum tanggal 17 April (pemungutan suara), maka suara yang diperoleh dinyatakan tidak sah. "Suara yang diperoleh akan dikembalikan ke Parpol," katanya. 

Berdasarkan undang-undang kalau seseorang terjerat perkara pidana belum bisa dicoret dari pencalegannya sebelum ada putusan inkrah,  minimal  5 tahun penjara. Jadi sampai saat ini Bowo Sidik masih resmi menjadi caleg DPR RI. 

Kasus OTT Bowo Sidik Pangarso oleh KPK dengan barang bukti 400 ribu amplop yang diduga untuk serangan fajar (money politic), pihak bawaslu mengapresiasi karena menjadi awal tegaknya demokrasi di Indonesia. "Ini menjadi awal yang baik, karena setidaknya money politic bisa dicegah. Termasuk ini harus menjadi pelajaran caleg-caleg lainnya," imbuh Rif'an.

Sementara itu, suasana di posko pemenangan pemilu Bowo Sidik Pangarso terlihat sepi. Bahkan baliho ukuran besar yang dipasang di samping posko telah disobek dan diturunkan. 

Jamilin pekerja di posko mengaku kemarin malam diminta oleh bos nya untuk menurunkan baliho dan membuang stiker-stiker. "Saya kira sudah masuk masa tenang, karena bersama teman saya diminta menurunkan baliho milik pak Bowo. Ternyata ada kasus itu di TV," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPU: Penetapan caleg terpilih tunggu penyelesaian sengketa di MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 19:50 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (D...
Terduga pemberi uang anggota Pandis Japsel penuhi panggilan polisi
Selasa, 04 Juni 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Caleg berinisial S, terduga pemberi uang anggota Pandis Japsel, Selasa (4/6...
JK nilai posisi Ketua MPR seharusnya diisi kader Golkar
Selasa, 21 Mei 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan posisi Ketua Majelis Permus...
Hasil final Pileg rekapitulasi nasional
Selasa, 21 Mei 2019 - 07:18 WIB
Elshinta.com - Hasil final rekapitulasi nasional Pemilu anggota legislatif telah ditetapka...
DPR: Penolakan hasil Pilpres berdampak pada Pileg
Rabu, 15 Mei 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan penolakan hasil Pemilu Presiden ...
3 dari 5 besar calon DPD tingkat Kota Medan wajah baru
Minggu, 12 Mei 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Tiga dari lima besar calon anggota DPD RI 2019 tingkat Kota Medan menganton...
Pasutri asal Kota Kediri berpeluang jadi anggota legislatif
Kamis, 09 Mei 2019 - 18:37 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri (Pasutri) di Kediri Jawa Timur, Nurhadi Sekti Mukti da...
Sejumlah artis berpeluang duduk di Senayan. Siapa saja? Cek disini
Jumat, 03 Mei 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Partai-partai politik peserta Pemilihan Umum Legislatif 2019 sudah menghimp...
Dikabarkan lolos ke Senayan, Mulan Jameela: Saya enggak tahu
Sabtu, 27 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Mulan Jameela mengaku belum tahu kabar yang menyebutkan bahwa dia akan mele...
Bawaslu ingatkan parpol laporkan LPPDK
Jumat, 26 April 2019 - 18:32 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Blitar mengingatkan kepada seluruh partai p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once