Dongkrak ekspor, KJRI Jeddah gelar pelatihan kewirausahaan bagi WNI
Elshinta
Minggu, 31 Maret 2019 - 14:16 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Dongkrak ekspor, KJRI Jeddah gelar pelatihan kewirausahaan bagi WNI
Sumber Foto: Redaksi

Elshinta.com -Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggandeng Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan menggelar pelatihan kewirausahaan ekspor bagi kalangan WNI, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pelatihan yang berlangsung Jumat malam, 29 Maret 2019, di Kantor Haji Daerah Kerja Madinah tersebut mendatangkan Nursyamsu Mahyuddin, seorang praktisi ekspor-impor dari Jakarta.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Dr. Mohamad Hery Saripudin, dalam sambutannya menyatakan kegiatan pelatihan ekspor ini sejalan dengan kebijakan dan arahan pemerintah pusat kepada seluruh perwakilannya di luar negeri yang menitikberatkan pada diplomasi promosi ekonomi dan perdagangaan.

Oleh sebab itu, Konjen berharap melalui pelatihan ini peserta yang umumnya adalah para PMI dan mahasiswa agar tidak sekedar mendapatkan wawasan atau ilmu tentang ekspor, melainkan juga harus berani menjajal menjadi pengusaha ekspor.

“Kalau setelah acara ini bapak-bapak dan  ibu-ibu belum terdorong, termotivasi untuk menjadi eksportir atau pengusaha, berarti acara gagal,” ucap Konjen dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.

Senada dengan Konjen Hery, Kepala Balai Besar PPEI, Noviani Vrisvintati, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut memotivasi pesera agar menjadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk menangkap berbagai peluang berwirausaha dalam rangka meraih kesejahteraan yang lebih baik.

Sementara itu, Pelaksana Fungsi Ekonomi, Bachtiar menyebutkan bahwa program pelatihan ini merupakan tahap lanjutan dari serangkaian upaya KJRI untuk mendorong ekspor ke Arab Saudi, yaitu meningkatkan peran PMI dari konsumen yang telah memiliki jaringan sosial di Arab Saudi menjadi agen penjualan produk Indonesia.

Sementara, mengawali pemarannya, Nursyamsu Mahyuddin menjelaskan seluk-beluk yang berkaitan dengan bisnis ekspor, tantangan dan peluangnya.

Eksportir itu, sambungnya, tidak berurusan langsung dengan beacukai karena sudah ada lembaga tertentu yang menangani urusan kepabeanan. “Bapak ibu tentukan produk yang akan dijual, cari pembelinya dan kemudian tentukan cara pengirimannya,” terang pengusaha eksportir dan fasilitator BBPPEI tersebut.

Kemudian dia berbagi kiat memulai usaha ekspor, antara lain, menetapkan produk yang akan dipasarkan, perlengkapan bisnis (kartu nama, katalog), akun media sosial, memanfaatkan dukungan instansi dan asosiasi terkait, melakukan promosi dengan membangun relasi offline dan online, menyiapkan sampel produk dan ikuti pameran dagang.

KJRI Jeddah terus berupaya meningkatkan volume ekspor berbagai produk Indonesia ke Arab Saudi. Selain aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pameran dagang, KJRI Jeddah melalui tim ekonomi dan perdagangan juga aktif mendatangi para importir, whole seller hingga retailer, instansi pemerintah dan asosiasi dagang di berbagai wilayah Arab Saudi.

Bahkan, pada Desember 2018, KJRI Jeddah berhasil menyelenggarakan pameran tunggal produk Indonesia setelah selama 26 tahun mati suri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Taliban umumkan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:38 WIB
Taliban mendeklarasikan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari mulai Minggu, menurut seorang j...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV