Megawati: Jangan mau dibujuk ganti pilihan
Minggu, 31 Maret 2019 - 21:09 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PDI Perjuangan menggelar kampanye akbar rapat terbuka di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto: Deni Suryanti/Elshinta.

Elshinta.com - PDI Perjuangan menggelar kampanye akbar rapat terbuka di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Rapat akbar pertama partai pengusung calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Amin Ma'ruf menghadirkan ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarno Putri. Kampanye terbuka digelar di Gedung Olah Raga Pandawa, Solobaru, Kecamatan Grogol dan dihadiri ribuan kader dari eks-Karesidenan Surakarta.

Dalam orasi politiknya, Megawati Sukarno Putri menegaskan, seluruh masyrakat yang memiliki hak pilih harus ikut pemilu pada 17 April mendatang. Tak terkecuali pemilih perempuan juga tidak boleh menjadi golongan putih (golput) atau tidak menggunakan hak pilihnya. Perempuan tidak boleh puas dengan status konco wingking, harus ikut menentukan nasib bangsa dengan ikut pemilu. Perempuan juga rawan menjadi sasaran bujukan agar menjadi golput karena statusnya sebagai konco wingking. Perempuan harus tampil dalam berbagai bidang dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai ibu. "Jangan menjadi golput karena golput itu pengecut," tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Megawati Sukarno Putri menjelaskan, saat ini juga muncul upaya menggerus suara kader partai agar tidak memilih PDI Perjuangan. Yakni dengan sengaja menghembuskan isu PDI Perjuangan sudah banyak yang memilih sehingga suara yang diberikan tidak akan berdampak apapun. Pihaknya meminta agar jangan dengarkan bujukan orang yang menganjurkan ganti pilihan dengan alasan tersebut. Seluruh kader, partisan dan juga pendukung partai harus meneguhkan keyakinan.  "Kalau ada yang beda nggak perlu dilibas-libas malah harus dirangkul. Semua kan saudara," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tim Kampanye Nasional (TKN) PDI Perjuangan Puan Maharani menyatakan dengan rapat akbar kampanye Pemilu 2019 ini juga menepis kabar eks-Karesidenan Surakarta bukan lagi kandang banteng. Ribuan massa yang hadir hari ini merupakan bukti dukungan PDI Perjuangan tetap solid. Berkomitmen pada kemenangan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01. Yang utama, pesta demokrasi bukan untuk memecah belah tetapi memilih pemimpin yang terpercaya. Mampu membawa Indonesia maju dan sejahtera serta menjaga keberagaman dalam koridor Pancasila. "Kita kawal demokrasi, jaga tiap TPS dari hal hal negatif yang berpotensi mengganggu perjuangan kita," ungkapnya.

Peserta kampanye terbuka di Sukoharjo ini diikuti oleh perwakilan PDI perjuangan se Eks - Karesidenan Surakarta. Seperti halnya Solo, Boyolali, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Sukoharjo sendiri. Massa datang dan pulang sambil berkonvoi  dengan kendaraan roda dua maupun carter bus. Pengamanan pihak kepolisian juga cukup ketat dalam mengawal rapat akbar PDI Perjuangan di Sukoharjo ini. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 20 Mei 2019 - 21:44 WIB
Elshinta.com - Sekitar 47 kendaraan roda empat muatan penumpang orang yang terjaring operasi di...
Senin, 20 Mei 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa 2...
Senin, 20 Mei 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Prihatin dengan kondisi bangsa menjelang penghitungan suara Pemilu 22 Mei 2019, ...
Senin, 20 Mei 2019 - 20:51 WIB
Elshinta.com - Menjelang musim mudik Lebaran 2019 jalur jalan alternatif di kawasan Puncak-Cipa...
Senin, 20 Mei 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - PT Jasa Marga memastikan Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Ut...
Senin, 20 Mei 2019 - 20:21 WIB
Elshinta.com - Menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU RI, pada Rabu (22/5) mendatang, ...
Senin, 20 Mei 2019 - 20:19 WIB
Elshinta.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meminta pekerja yang tidak me...
Senin, 20 Mei 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah memastikan, pemberlakuan kebijakan satu arus (one way) saat arus...
Senin, 20 Mei 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Menjelang arus mudik Lebaran 2019, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) ...
Senin, 20 Mei 2019 - 19:27 WIB
Elshinta.com - Pasca penangkapan seorang terduga teroris di Nganjuk, Jawa Timur dilakukan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once