IPW minta KPK jelaskan isu Novel Baswedan orang partai
Senin, 01 April 2019 - 12:06 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, KPK perlu menjelaskan dan mengklarifikasi adanya isu bahwa penyidiknya, Novel Baswedan, sebagai `orang` Partai Gerindra di lembaga anti rasuah itu. 

"Klarifikasi itu menjadi penting karena menyangkut independensi KPK dalam hal pemberantasan korupsi dan KPK tidak ditunggangi kepentingan politik tertentu dalam pemberantasan korupsi di tahun politik 2019 ini," kata Neta dalam keterangan tertulis yang diterima Reporter elshinta.com, Dody Handoko, Senin (1/4). 

"Selain itu IPW mendesak Polri agar segera mendata anggota maupun penyidiknya di KPK, yang terindikasi berada dalam `barisan` Novel Baswedan sebagai `orang` Partai Gerindra. Jika memang ada, Polri perlu menarik anggotanya itu. Sebab pemihakan pada partai tertentu melanggar TR Kapolri tentang netralitas Polri di Pilpres 2019,” tandasnya.

Isu Novel sebagai "orang" Gerindra muncul setelah Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade memberi bocoran kepada wartawan bahwa jika Prabowo menang di Pilpres 2019, Novel Baswedan atau Bambang Widjojanto akan menjadi Jaksa Agung.

Kepada wartawan, Fadli Zon juga membenarkan, Novel sudah lama dekat dengan Prabowo. Begitu juga dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Piuyono yang mengatakan Novel adalah "orang kita", orang Partai Gerindra.

“Pernyataan ketiga tokoh itu harus disikapi pimpinan KPK agar independensi lembaga itu tetap terjaga. Sehingga KPK tidak ditunggangi dan diperalat kekuatan partai politik tertentu untuk mengkriminalisasi lawan lawan politiknya dengan isu atau kasus kasus korupsi,” ucapnya.

Neta mengatakan, bangsa Indonesia harus mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi, baik yang dilakukan KPK, kejaksaan maupun kepolisian. Namun upaya pemberantasan korupsi tidak boleh tebang pilih, yakni menjadikan satu pihak sebagai sasaran dengan berbagai OTT dan melindungi pihak lain akibat adanya "orang kita" di KPK.

“Dua kasus OTT yang dilakukan KPK terakhir ini terhadap partai pendukung koalisi Jokowi makin mengindikasikan kebenaran adanya `orang kita` di KPK. Untuk itu pimpinan KPK harus menjelaskan adanya indikasi `orang kita` ini, yang membuat KPK tidak netral di Pilpres 2018. Mengingat Novel adalah mantan penyidik Polri dan mengingat cukup banyaknya penyidik kepolisian di KPK, institusi Polri perlu juga mengusut isu `orang kita` ini hingga diketahui seberapa banyak penyidik kepolisian terlibat dalam isu `orang kita`," papar Neta. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK b...
Jumat, 24 Mei 2019 - 07:58 WIB
Elshinta.com - Semua komponen bangsa hendaknya menjaga kerukunan, persatuan, dan perdamaian dal...
Rabu, 22 Mei 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudh...
Selasa, 21 Mei 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersyukur tahapan akhir Pemilu 2019 telah selesai ...
Senin, 20 Mei 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meng...
Minggu, 19 Mei 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menilai keinginan Partai Golkar untuk menduduki Ketua MPR k...
Jumat, 17 Mei 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Bawaslu telah memutuskan KPU me...
Jumat, 17 Mei 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengapresiasi keputusan ...
Kamis, 16 Mei 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Komisioner  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting mengatakan bahwa...
Rabu, 15 Mei 2019 - 14:03 WIB
Elshinta.com - Sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno yang tidak ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)