Mendikbud berpesan sekolah gelar kegiatan konstruktif pascaujian
Senin, 01 April 2019 - 16:41 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, sumber foto: https://bit.ly/2ByQY4m

Elshinta.com -Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berpesan pihak sekolah untuk menggelar kegiatan kontsruktif atau pembinaan kepada para siswa usai menjalani ujian kelulusan.

Mendikbud Muhadjir Effendy di Makassar, Senin (1/4) mengatakan kegiatan yang sifatnya membina, membangun potensi siswa begitu penting untuk memberikan rekomendasi bagi siswa apakah untuk melangkah kemana usai lulus.

"Kegiatan konstruktif ini penting baik bagi siswa yang setelah lulus akan memilih kerja atau melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya, dikutip Antara.

Bagi yang rencana langsung terjun ke dunia kerja, kata dia, maka dengan kegiatan pelatihan akan membuat mereka paling tidak sudah lebih memahami sebelum pada akhirnya terjun menjadi pekerja.

Begitupun dengan lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan, lanjut dia, maka dengan kegiatan ini bisa diketahui fakultas apa yang dianggap cocok dengan jiwa dan potensi dari setiap siswa tersebut.

Ia menjelaskan, tidak sedikit siswa yang kemudian mengambil keputusan setelah lulus SMA atau SMK, memilih jalan karena terpengaruh oleh teman-temannya atau dalam hal ini hanya ikut-ikutan.

Dan kondisi itu tentunya justru akan merugikan anak tersebut karena pada akhirnya akan kesulitan. Sebab kampus atau pendidikan yang dimasuki justru bertolak belakang dengan bakat yang dimiliki.

"Untuk itu diperlukan bimbingan karir, memberikan arahan bagus bagi anak untuk pilihan masa depan. Termasuk dengan mengarahkan ke perguruan tinggi yang cocok dengan bakat atau potensi anak," ujarnya.

"Jadi jangan sampai hanya ikut-ikutan teman atau gagah-gagahan," lanjut dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Upaya orang tua untuk mensekolahkan anaknya pasca terdepak dalam proses Penerima...
Kamis, 23 Mei 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Empat program pendidikan (Prodi) Universitas Negeri Malang ikuti sertifikas...
Rabu, 22 Mei 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun tig...
Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggandeng Atase Kedutaan Besar P...
Senin, 20 Mei 2019 - 22:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan P...
Minggu, 19 Mei 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan mengatakan, pen...
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selalu men...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem...
Jumat, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industr...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 378 murid dari sekolah SD YPK Onomi Flavouw Sentani, Jayapura, Pap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung