Layar terbesar di dunia untuk `Bali: Beats of Paradise`
Elshinta
Senin, 01 April 2019 - 18:45 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Layar terbesar di dunia untuk `Bali: Beats of Paradise`
Sumber Foto: Redaksi

Elshinta.com - Film karya sineas anak bangsa Livi Zheng bertajuk `Bali: Beats of Paradise` tayang di Superplex G Theater 21, Lotte World Mall, Seoul, Korea Selatan, pada Minggu (31/3). 

Superplex G Theater 21 di Lotte World Mall, Seoul, merupakan teater dengan layar terbesar di Korsel dan bahkan di dunia, yang pernah dinobatkan oleh Guinness World Records pada tahun 2014. 

Selain dikenal sebagai teater dengan layar terbesar di dunia, Superplex G Theater juga menjadi atraksi utama karena mampu menampung 622 penonton. Teater ini juga dikenal sebagai teater ultra-large yang terlihat seperti teater opera dua tingkat, dengan dilengkapi dengan layar selebar 34 meter dan panjang 13,8 meter, atau diperkirakan sama dengan tinggi 34 orang dewasa jika akan digabungkan.

Sebelumnya, di awal tahun ini, trailer karya Livi Zheng ini, “Bali: Beats of Paradise” juga sempat ditayang di Seoul Sky, sebuah bangunan tinggi yang juga dinobatkan sebagai gedung tertinggi di Korea Selatan. Tayangan perdana film yang bertemakan gamelan dalam kisah perjalanan hidup seniman Bali, Nyoman Wenten dan istrinya yang juga koreografi Nanik itu.

“Bali: Beats of Paradise” adalah sebuah film perpaduan seni budaya tradisional dan modern, kisah nyata seorang seniman, keindahan pariwisata Bali yang terkenal, dan kerjasama musik pentatonik Bali dengan jenis funk yang dibawakan Judith Hill, tak heran mengundang animo luar biasa dari penonton di negeri Ginseng tersebut. Terbukti, teater berkapasitas lebih dari 600 tempat duduk itu dijejali penonton yang rela antri sejak sejam sebelumnya. Yang menonton pun, Duta Besar dari berbagai negara, pejabat Pemerintahan Korsel dan CEO dari berbagai perusahaan besar di Korsel. 

Livi Zheng, Sang Sutradara “Bali: Beats of Paradise” pun tentu tak ketinggalan hadir dalam Gala Premiere film tersebut. Menurut sutradara kelahiran Jawa Timur, yang bermukin di Los Angles, AS, selain menceritakan perjalanan sepasang seniman dari Bali yang bermimpi memperkenalkan gamelan ke dunia internasional, karyanya juga melibatkan beberapa musisi terkenal seperti Judith Hill, penyanyi dan juga pencipta lagu asal California, dan I Wayan Balawan, gitaris jazz Indonesia yang berasal dari Bali dan terkenal dengan “Touch Tapping Style”-nya.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, juga ikut terlibat dalam proses produksi film tersebut sebagai executive produser bersama bankir Julia Gouw. Dubes Umar Hadi pada waktu masih menjabat sebagai Konjen RI di Los Angeles, AS. 

“Saya beruntung bertemu dengan Sutradara  Livi Zheng dan bankir Indonesia di Amerika Julia Gouw yang punya hasrat sama yaitu mempromosikan Gamelan. Itulah awal terciptanya film ini. Saya ingin Gamelan semakin dikenal di mancanegara dan terus diajarkan dan diwariskan ke generasi muda kita,” kata Dubes Umar, dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com, Senin (1/4).

Film yang akan tayang serentak di seluruh jaringan Lotte Cinema di Korsel memang pantas mendulang decak kagum. Sejak trailer film tersebut ditayangkan di Seoul Sky, banyak pihak menantikan penayangannya di bioskop-bioskop lainnya di Korsel. Sebelumnya, film tersebut tayang di bioskop-bioskop di AS, dan Mei mendatang di maskapai penerbangan Singapura, SQ. Sementara, Juli 2019 akan tayang perdana di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Film Perburuan dan Bumi Manusia dapat apresiasi dari Gubernur Jatim
Jumat, 09 Agustus 2019 - 11:03 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi dua Film nasional yaitu...
Film `Kapal Goyang Kapten` membuat Yuki Kato lebih berani
Rabu, 31 Juli 2019 - 17:47 WIB
Elshinta.com - Film komedi berjudul Kapal Goyang Kapten akan mengocok perut penonton ...
Film Zeta kerahkan 200 figuran jadi Zombie
Sabtu, 27 Juli 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Sutradara Amanda Iswan menggarap film perdananya, Zeta, melibatkan ratusan ...
Iwan Fals hingga Once ramaikan soundtrack `Bumi Manusia`
Jumat, 26 Juli 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Iwan Fals, Once Mekel, dan Fiersa Besari akan berkolaborasi menyanyikan lag...
`The Lion King` pecahkan rekor tertinggi film Disney
Senin, 22 Juli 2019 - 12:33 WIB
Elshinta.com - `The Lion King` membuka rekor tertinggi di akhir pekan box office Amerika Utara ...
Kemenpar dukung promosi pariwisata lewat film Bali: Beats of Paradise
Minggu, 21 Juli 2019 - 11:29 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata mendukung promosi pariwisata melalui film garapan su...
Film ``Bali: Beats of Paradise`` resmi diputar di Indonesia
Jumat, 19 Juli 2019 - 16:31 WIB
Elshinta.com - Film Bali: Beats of Paradise karya Livi Zheng, sutradara asal Blitar, Jawa Timur, yan...
`Iron Man 3` dituduh jiplak komik lain, Marvel digugat
Rabu, 17 Juli 2019 - 07:53 WIB
Elshinta.com - Entah sengaja atau tidak, gambar superhero berbaju baja Iron Man pada poster `Ir...
Titi Kamal alami kejadian horor di film ``Makmum``
Senin, 15 Juli 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Titi Kamal bermain film horor berjudul Makmum The Movie. Film ini merupakan...
Joe Taslim akan perankan Sub-Zero dalam film `Mortal Kombat`
Rabu, 10 Juli 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Aktor Joe Taslim akan berperan sebagai tokoh Sub-Zero dalam film "Mortal Ko...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)