WTO: Redakan ketegangan perdagangan demi pertumbuhan ekonomi dunia
Elshinta
Rabu, 03 April 2019 - 17:15 WIB |
WTO: Redakan ketegangan perdagangan demi pertumbuhan ekonomi dunia
Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Roberto Azevedo. Sumber foto: https://bit.ly/2TQtYqi

Elshinta.com - Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Roberto Azevedo pada Selasa (2/4) waktu setempat menekankan pentingnya untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan dan menghadapi tantangan ekonomi global.

Azevedo membuat pernyataan pada konferensi pers setelah WTO mengumumkan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan perdagangan global tahun ini dari 3,7 persen menjadi 2,6 persen, karena ketidakpastian ekonomi yang berasal dari ketegangan-ketegangan perdagangan.

"Ada potensi untuk sedikit perbaikan pada tahun 2020. Tapi itu sangat tergantung pada pelonggaran ketegangan-ketegangan perdagangan selama periode ini," kata Azevedo, dikutip Antara.

Dia menggarisbawahi semakin meningkatnya urgensi menyelesaikan ketegangan-ketegangan dan fokus pada memetakan jalur positif ke depan untuk perdagangan global sekaligus menanggapi tantangan nyata dalam perekonomian saat ini.

"Kita semua membutuhkan perdagangan untuk memainkan peran positifnya mendukung lapangan pekerjaan, pertumbuhan dan pembangunan di seluruh dunia," ucapnya.

Azevedo juga mencatat bahwa selama tahun lalu, pihaknya telah melihat berbagai tarif baru diberlakukan yang akhirnya memengaruhi berbagai barang yang diperdagangkan secara luas.

Dia menjelaskan, dunia saat ini tengah membutuhkan sistem perdagangan berbasis aturan untuk memainkan peran penuhnya dalam memfasilitasi aliran perdagangan dan memberikan stabilitas dalam hubungan ekonomi internasional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Taliban umumkan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:38 WIB
Taliban mendeklarasikan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari mulai Minggu, menurut seorang j...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV