Gunung Agung meletus, abunya capai 2.000 meter
Elshinta
Kamis, 04 April 2019 - 09:16 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Gunung Agung meletus, abunya capai 2.000 meter
Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Sumber foto: https://bit.ly/2FNoZl2

Elshinta.com - Gunung Agung, Bali, kembali meletus pada Kamis (4/4), pukul 01.31 WITA, dengan tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncaknya (5.142 meter di atas permukaan laut), kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Made Rentin.

Ia menjelaskan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar  3 menit 37 detik. Kejadian erupsi gunung tertinggi di Bali yang berada di Kabupaten Karangasem itu terdengar gemuruhnya di Pos Pemantauan Gunungapi di Rendang, Karangasem.

Selain itu, Rentin menyebutkan, dari laporan petugas BPBD, di seputaran Pura Kiduling Kreteg terpapar hujan abu tipis. Namun petugas BPBD Kabupaten Karangasem saat ini masih melakukan pemantauan di seputaran Pura Besakih dan membagikan masker bagi masyarakat yang melakukan persembahyangan serangkaian "Ida Betara Turun Kabeh" di pura tersebut.

Dihimpun Antara, saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) yang merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Agung beserta para pengunjung (wisatawan dan pendaki)  tidak berada atau melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang terbaru, katanya. Rekomendasi berikutnya, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan.

Material erupsi yang masih berada di area puncak, bisa terbawa ke area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung, tambahnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa magnitudo 3,4 guncang Kabupaten Bintuni
Jumat, 19 Juli 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Teluk Bintuni, Provin...
Kemensos distribusikan bantuan korban gempa Halmahera Selatan
Jumat, 19 Juli 2019 - 18:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI berhasil mendistribusikan bantuan di daera...
Satu orang meninggal dunia akibat banjir di Banggai
Jumat, 19 Juli 2019 - 16:36 WIB
Elshinta.com - Akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin (13/7) lalu mengakiba...
Krisis air mulai landa Sumba Timur, BPBD kekurangan mobil tanki
Jumat, 19 Juli 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Kekeringan dan krisis air bersih akibat kemarau panjang dilaporkan mulai me...
Kekeringan, BPBD Banyumas bantu distribusikan 655.000 liter air
Jumat, 19 Juli 2019 - 06:49 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ...
Tim Ekspedisi Destana Tsunami 2019 di Blitar beri edukasi warga Pesisir Selatan
Kamis, 18 Juli 2019 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Roda mini bus dan kendaraan patwal rombongan Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana ...
Kekeringan landa puluhan desa di Cianjur
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat daerah ...
Pertamina salurkan bantuan untuk korban gempa bumi di Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:35 WIB
Elshinta.com - Pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.2 di 62 kilometer Timur Laut Labuh...
Enam orang meninggal akibat gempa Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nas...
Hal ini masih dirasakan warga korban gempa Halmahera Selatan
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:12 WIB
Elshinta.com - Para pengungsi korban gempa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Sela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once