Menteri PPN/Kepala Bappenas sebut digital adalah masa depan
Elshinta
Kamis, 04 April 2019 - 15:30 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Menteri PPN/Kepala Bappenas sebut digital adalah masa depan
Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Minyak dan gas adalah masa lalu, sementara digital adalah masa depan. Di 2013, empat dari lima perusahaan terbesar dunia adalah minyak dan gas. Namun di 2018, lima dari lima perusahaan terbesar adalah teknologi digital. 

Perkembangan teknologi digital tidak hanya menggeser lanskap persaingan global, tetapi juga membuka peluang baru bagi bidang yang belum pernah ada sebelumnya.

Demikian dikatakan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dalam Seminar dan Dialog Nasional: Milenial Indonesia dalam Ekonomi Kreatif Di Era Revolusi Industri 4.0, oleh Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI), di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/4), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

"Untuk itu, Pemerintah Indonesia dengan cepat dan tanggap merespons tantangan dan peluang ini,” jelasnya. 

Menurut Bambang, keberhasilan Indonesia untuk mengkapitalisasi tren teknologi digital akan berdampak untuk membuka jenis lapangan kerja baru, membawa kemudahan dan kenyamanan pada pelanggan, meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam proses produksi, membuka akses pembiayaan inklusif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. 

"Semuanya itu juga akan berujung pada pencapaian SDGs Indonesia," ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, serta Duta Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia Mr. Kim Chang-beom.

“Produktivitas tenaga kerja Indonesia masih rendah dan laju pertumbuhan produktivitasnya lebih lambat dibandingkan negara ASEAN lainnya. Angkatan kerja SMP ke bawah dan pekerja berkeahlian rendah masih mendominasi pasar kerja Indonesiadi 2018. Begitupula dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan pendidikan menengah lebih tinggi dari nasional.Untuk itu, Pemerintah Indonesia memprioritaskanpilar pembangunan manusia serta penguasaan IPTEK di dalamVisi Indonesia 2045, yaitu kondisi ideal yang harus kita capai ketika 100 tahun Indonesia merdeka,” papar Menteri Bambang.

Selain pembangunan manusia serta penguasaan IPTEK, ketiga pilar lainnya untuk mewujudkan Visi Indonesia 2045 adalah pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pertahanan nasional dan tata kelola pemerintahan. 

Menurut Menteri Bambang, Visi Indonesia 2045 menjadi kompas bagi Indonesia dalam menentukan prioritas pembangunan, dan kerja keras untuk mewujudkan visi ini sudah mulai dikerjakan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dari jadul jadi mantul, kurikulum pendidikan vokasi terkini dibuat selaras dengan kebutuhan industri
Kamis, 15 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Pemerintah semakin fokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dala...
Atasi karhutla, BPPT usul modifikasi cuaca di Sumsel, Kalbar, dan Kalteng
Jumat, 09 Agustus 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkajian dan Penerapa...
BSN kembangkan standar nasional pengukuran atmosfer
Kamis, 08 Agustus 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Pengukuran akan kualitas udara dan perubahan iklim sudah seharusnya berdasa...
Bareskrim-Ubhara jajaki kerjasama di bidang law cyber
Kamis, 08 Agustus 2019 - 07:01 WIB
  Elshinta.com - Badan Reserse Kriminal polri (Bareskrim) dan Universitas Bhayangkara (Ubhar...
Apple akan akuisisi bisnis modem Intel 1 miliar dolar
Senin, 29 Juli 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Apple akan segera mengakuisisi sebagian besar bisnis modem smartphone Intel...
Televisi Pintar dari Huawei gunakan OS Hongmeng
Senin, 29 Juli 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Huawei Technologies menyatakan dalam waktu dekat akan meluncurkan televisi ...
Media tradisional masih efektif penyampaian informasi
Sabtu, 27 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar seminar dan p...
Kominfo saring lebih dari 2 ribu berita hoaks selama 10 bulan terakhir
Sabtu, 27 Juli 2019 - 19:28 WIB
Elshinta.com - Berita hoaks yang berhasil disaring oleh Kementerian Komonikasi dan Informa...
Sinergi BSN & UNNES gelorakan standardisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Jumat, 26 Juli 2019 - 18:03 WIB
Elshinta.com - Perkembangan standardisasi dan penilaian kesesuaian di Indonesia membutuhka...
Pertamina tantang milenial kembangkan produk ramah lingkungan
Kamis, 18 Juli 2019 - 23:24 WIB
Elshinta.com - Milenial zaman now ternyata generasi yang sadar lingkungan. Riset global oleh Ni...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once