Dubes Mahendra Siregar perjuangkan kelapa sawit di Senat Belanda
Elshinta
Sabtu, 06 April 2019 - 06:57 WIB |
Dubes Mahendra Siregar perjuangkan kelapa sawit di Senat Belanda
Sumber Foto: https://bit.ly/2uKYDeu

Elshinta.com -Dubes RI untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar dalam kapasitasnya sebagai Eksekutif Direktur Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) diundang berbicara di Plenary Hall Senat Belanda, bersama Unilever, WWF Belanda, dan peneliti dari Wageningen University and Research, guna membahas isu kelapa sawit, pada Kamis (4/4).

Minister Counsellor Fungsi Ekonomi KBRI Den Haag, Noorman Effendi menyebutkan diskusi difasilitasi Indonesia Nederlands Society (INS) bekerja sama dengan KBRI Den Haag, dan diikuti sekitar 90 peserta dengan berbagai latar belakang, dikutip Antara.

Diskusi dilatarbelakangi oleh meningkatnya perdebatan terkait kelapa sawit, berkaitan dengan kebijakan Uni Eropa terkait Renewable Energy Directive (RED) dan Delegated Act yang mengkategorikan kelapa sawit sebagai satu-satunya minyak nabati yang unsustainable jika digunakan sebagai biofuel.

Menghadapi hal ini, diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Belanda, untuk menolak kebijakan diskriminatif tersebut.

Kebijakan diskriminatif UE terkait kelapa sawit menghiraukan berbagai upaya berbagai pihak berkepentingan dalam mendorong kelapa sawit yang berkelanjutan, termasuk kebijakan yang telah dilakukan negara-negara produsen kelapa sawit, khususnya Indonesia.

Narasumber dalam program diskusi menyepakati adanya perkembangan positif terkait implementasi kebijakan Pemerintah Indonesia untuk memastikan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan, seperti melalui kebijakan moratorium perluasan lahan kelapa sawit dan mendorong produktivitas kelapa sawit di kalangan petani kecil (smallholders).

Selain itu, kebijakan diskriminatif Uni Eropa terhadap kelapa sawit dengan mendasarkan pada metode Indirect Land Use Change (ILUC) yang memiliki berbagai kelemahan berdasar sudut pandang ilmiah, juga menjadi sorotan diskusi.

Karena itu terdapat beberapa masukan untuk mempertimbangkan penggunaan standar yang lebih diterima secara global, melalui pendekatan platform UN Sustainable Development Goals (SDGs).

Sertifikasi, seperti melalui Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) juga menjadi isu yang disoroti. Meskipun sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan saat ini belum sempurna, namun terdapat arah yang positif untuk terus meningkatkan standarnya.

Diskusi mendorong adanya pendekatan-pendekatan ilmiah yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memastikan kelapa sawit yang berkelanjutan di seluruh tahapan rantai pasok.

Di akhir diskusi ditekankan pentingnya dialog dan kerja sama yang dapat mendorong adanya level playing field bagi kelapa sawit dan minyak nabati lainnya di Eropa dan untuk terus mendorong kerja sama meningkatnya kelapa sawit yang sustainable di semua tahap rantai pasok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Infeksi corona di Prancis alami kenaikan terendah sejak `lockdown`
Senin, 25 Mei 2020 - 09:39 WIB
Jumlah infeksi virus corona terkonfirmasi di Prancis bertambah 115 atau setara 0,1 persen, menjadi 1...
Penasihat PM Inggris diminta mundur setelah langgar aturan `lockdown`
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:41 WIB
Seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris pada Minggu menyerukan pen...
Kematian COVID-19 di Prancis hampir 21.000
Rabu, 22 April 2020 - 12:35 WIB
Kematian akibat COVID-19 di Prancis meningkat tajam menjadi hampir 21.000 kematian pada Selasa, namu...
Di Prancis total kematian akibat corona hampir 14.000
Minggu, 12 April 2020 - 13:55 WIB
Jumlah total kematian akibat wabah virus corona di Prancis naik menjadi hampir 14.000 pada Sabtu (11...
Kasus corona di Jerman terus bertambah jadi 57.298
Senin, 30 Maret 2020 - 14:15 WIB
Jumlah kasus virus corona di Jerman terus bertambah menjadi 57.298  dengan 455 kematian, berdasarka...
Macron minta Italia waspada soal bantuan corona dari Tiongkok, Rusia
Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:15 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (28/3) berusaha untuk mengambil hati Italia dan mengatak...
Penimbunan cairan pencuci tangan akibatkan lonjakan permintaan etanol
Selasa, 10 Maret 2020 - 10:52 WIB
Sejumlah produsen etanol di seluruh dunia mengatakan permintaan atas produk mereka melonjak lantaran...
Menteri Prancis positif corona usai mengunjungi parlemen
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:58 WIB
Menteri Kebudayaan Prancis menjadi pejabat terbaru yang terpapar virus corona, kata rekan sesama pej...
Inggris akhirnya tinggalkan Uni Eropa menuju masa depan tak menentu
Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:59 WIB
Inggris Raya akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat menuju masa depan Brexit yang tak menent...
Pangeran Harry dijadwalkan bertemu Ratu Elizabeth besok
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:29 WIB
Pangeran Harry dilaporkan akan melakukan pertemuan langsung dengan Ratu Elizabeth II di Estate Sandr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV