Indonesia inginkan investasi yang `baik` dari Uni Eropa
Elshinta
Sabtu, 06 April 2019 - 07:49 WIB |
Indonesia inginkan investasi yang `baik` dari Uni Eropa
Dubes RI untuk Belgia merangkap Uni Eropa (UE) dan Luksemburg, Yuri O Thamrin. Sumber Foto: https://bit.ly/2FR2E63

Elshinta.com -Dubes RI untuk Belgia merangkap Uni Eropa (UE) dan Luksemburg, Yuri O Thamrin mengatakan Indonesia mengundang pelaku bisnis untuk berinvestasi di Indonesia, namun menekankan keinginan terhadap investasi yang `baik`.

Investasi yang baik tersebut, kata dia, adalah  investasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan (environmentally sustainable), yang memberi nilai tambah, memiliki elemen alih teknologi, serta menggunakan tenaga kerja lokal.

Hal ini disampaikan Dubes Yuri O Thamrin pada acara ASEAN Trade & Investment Forum 2019 di Tangla Hotel, Brussels yang diadakan oleh ASEAN Brussels Committee, demikian Sekretaris Pertama KBRI Brussel, Dara Yusilawati, dikutip Antara, Sabtu (6/4).

Berbicara di hadapan sedikitnya 200 peserta dari kalangan bisnis dan investasi dari Belgia dan Uni Eropa, Dubes Yuri menjelaskan postur positif serta potensi besar Indonesia sebagai mitra dagang dan investasi Uni Eropa.

Ekonomi Indonesia diprediksi akan terus tumbuh secara positif, berkisar 5,2 - 5,5 persen untuk tahun 2019-2023. Sebagai destinasi investasi, Indonesia saat ini termasuk dalam kategori BBB (stable outlook), berdasarkan rating dari tiga lembaga pemeringkat kredit ternama seperti S&P, Moody dan Fitch.

Salah satu pembicara, investor dari Uni Eropa Johan Nellis menyebutkan Indonesia memiliki penduduk muda yang berpotensi dan mau bekerja keras. Namun ia juga mengemukakan beberapa tantangan mendasar, antara lain infrastruktur yang belum memadai khususnya di bidang teknologi informasi, peraturan yang tumpang tindih khususnya antara daerah dan pusat, serta sering berubahnya peraturan.

Isu sawit yang sedang hangat juga mengemuka dalam forum ini. Menanggapi pertanyaan dari salah satu media (Politico) mengenai langkah yang akan diambil Indonesia terkait diskriminasi Uni Uropa terhadap minyak kelapa sawit, Dubes Yuri menyampaikan Indonesia akan stand-up dan melawan.

Hal ini karena kelapa sawit merupakan salah satu sektor digunakan untuk mengurangi kemiskinan dalam rangka memenuhi target Sustainable Development Goals (SDGs).

Ia menegaskan minyak kelapa sawit Indonesia adalah minyak kelapa sawit yang berkelanjutan. Indonesia berharap masalah ini dapat diselesaikan secara baik antara Uni Eropa dan Indonesia, dengan saling menguntungkan, serta berdasarkan aturan perdagangan internasional yang berlaku.

Selain dibahas secara detail dalam CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), Dubes Yuri menyebutkan rencana kunjungan pejabat tinggi dari Indonesia dan Malaysia untuk bertemu dengan pemangku kepentingan UE, minggu depan. Indonesia akan diwakili Menko bidang perekonomian, Darmin Nasution. Namun demikian, jika upaya tersebut dipandang belum cukup, jika diperlukan, Indonesia akan membawa masalah minyak sawit ke WTO dan European Court of Justice.

Hadir dalam kesempatan pertemuan ini perwakilan dari Flanders Investment & Trade (FIT), Wallonia Export-Investment Agency (AWEX), EU-ASEAN Business Council (EUABC), Voka Chamber of Commerce & Industry Mechelen-Kempen, BESC, Belfius Bank, Playbiz, dan Mayor Willebroek, Eddy Bevers yang menyampaikan pentingnya konektivitas dan inovasi.

Selain Indonesia, sembilan negara ASEAN lainnya berkesempatan untuk mempromosikan potensi perdagangan dan investasi masing-masing dalam forum yang baru pertama kali diselenggarakan di Belgia ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Infeksi corona di Prancis alami kenaikan terendah sejak `lockdown`
Senin, 25 Mei 2020 - 09:39 WIB
Jumlah infeksi virus corona terkonfirmasi di Prancis bertambah 115 atau setara 0,1 persen, menjadi 1...
Penasihat PM Inggris diminta mundur setelah langgar aturan `lockdown`
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:41 WIB
Seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris pada Minggu menyerukan pen...
Kematian COVID-19 di Prancis hampir 21.000
Rabu, 22 April 2020 - 12:35 WIB
Kematian akibat COVID-19 di Prancis meningkat tajam menjadi hampir 21.000 kematian pada Selasa, namu...
Di Prancis total kematian akibat corona hampir 14.000
Minggu, 12 April 2020 - 13:55 WIB
Jumlah total kematian akibat wabah virus corona di Prancis naik menjadi hampir 14.000 pada Sabtu (11...
Kasus corona di Jerman terus bertambah jadi 57.298
Senin, 30 Maret 2020 - 14:15 WIB
Jumlah kasus virus corona di Jerman terus bertambah menjadi 57.298  dengan 455 kematian, berdasarka...
Macron minta Italia waspada soal bantuan corona dari Tiongkok, Rusia
Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:15 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (28/3) berusaha untuk mengambil hati Italia dan mengatak...
Penimbunan cairan pencuci tangan akibatkan lonjakan permintaan etanol
Selasa, 10 Maret 2020 - 10:52 WIB
Sejumlah produsen etanol di seluruh dunia mengatakan permintaan atas produk mereka melonjak lantaran...
Menteri Prancis positif corona usai mengunjungi parlemen
Selasa, 10 Maret 2020 - 09:58 WIB
Menteri Kebudayaan Prancis menjadi pejabat terbaru yang terpapar virus corona, kata rekan sesama pej...
Inggris akhirnya tinggalkan Uni Eropa menuju masa depan tak menentu
Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:59 WIB
Inggris Raya akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat menuju masa depan Brexit yang tak menent...
Pangeran Harry dijadwalkan bertemu Ratu Elizabeth besok
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:29 WIB
Pangeran Harry dilaporkan akan melakukan pertemuan langsung dengan Ratu Elizabeth II di Estate Sandr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV